P E S A W A R A N -(PeNa), Sejak awal, bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus berkomitmen untuk meningkatkan derajat ketaqwaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Nanda Indira B pada kegiatan Istighosah dan Pengajian Akbar Tahun 2025 yang berlangsung di Masjid Agung Islamic Center Gedong Tataan, Kamis (16/10/2025).
“Untuk bisa membangun masyarakat Pesawaran yang religius, salah satunya dengan rutin mengadakan kegiatan pengajian akbar dan istighosah seperti ini. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, semakin dekat dengan nilai-nilai agama agar memiliki bekal moral yang kuat,” kata Nanda.
Melalui kesempatan baik ini, Bupati Nanda berharap agar kegiatan istighosah ini tidak hanya menjadi ajang do’a bersama, tetapi juga memperkuat spiritualitas dan menumbuhkan semangat untuk berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini membawa ketenangan batin dan memperkuat tekad kami untuk menjadi pemimpin yang amanah. Mohon doanya agar Allah Subkhanahu Wata’ala senantiasa membimbing langkah kami dalam menjalankan tugas untuk masyarakat Pesawaran,” ujar dia.
Acara keagamaan yang dihadiri para jamaah dari berbagai kecamatan ini menghadirkan penceramah kondang Ustadz Syamsuddin Nur Makka, Da’i nasional yang dikenal melalui program “Islam Itu Indah” di TV nasional. Kegiatan juga dimeriahkan dengan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Gus Yusup Al-Lampungi.
Ikut mendampingi Bupati Pesawaran Nanda Indira B adalah jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, para pejabat struktural Pemkab Pesawaran, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta berbagai organisasi perempuan seperti TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW, dan Himpaudi Pesawaran.
Kemudian, hadir juga sejumlah tokoh masyarakat tokoh pemuda penyimbang adat dan kelompok pengajian dari seluruh kecamatan di Bumi Andan Jejama serta para alim ulama, kyai, ustadz/ustadzah setempat.
Menanggapinya, Rosida salah satu jemaah dari kelompok pengajian atau majelis taklim mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat diapresiasi masyarakat luas.
“Kami sangat mengapresiasi Bu Nanda yang telah menghidupkan pengajian dan istighosah serta sholawatan. Ini kegiatan yang banyak dilakukan ditengah masyarakat, agar kedepan daerah kita bisa lebih damai dan tentram,” kata dia.






