Bupati Pesawaran Himbau Penerima Hibah Jalankan Tiga Konvensi PBB

PESAWARAN-(PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghimbau kepada penerima bantuan hibah Cross Cutting Capacity Development (CCCD) menjalankan tiga konvensi Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).
Konvensi yang dimaksud  adalah yang berkaitan dengan isu degradasi lahan,perubahan iklim dan biodiversitas.
“Saya menghimbau kepada para penerima bantuan agar benar-benar dapat dimanfaatkan dan sebagai motivasi untuk menjalankan tiga konvensi PBB yang berkaitan dengan Isu Degradasi Lahan, Perubahan Iklim dan Biodiversitas, ” kata dia, saat penyerahan bantuan di Aula Pemda setempat, Kamis (29/08/2019) kemarin.
Penyerahan hibah tersebut dilangsungkan sekaligus penandatanganan SK Forum Koordinasi dan rencana Pengelolaan model DAS mikro Way Khilau pada Kegiatan Proyek CCCD.
Hibah ini hanya diberikan kepada Provinsi Lampung (Pesawaran) dan Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut merupakan perhatian dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Sedangkan tujuan utama Proyek Cross Cutting Capacity Development senilai Rp.503.857.500 (Lima ratus tiga juta delapan ratus lima puluh tujuh lima ratus) adalah penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam kaitannya dengan isu penanggulangan degradasi lahan, perubahan iklim, dan biodiversitas.
Selain penguatan kelembagaan, di Desa Bayas Jaya juga akan dibangun Model Daerah Aliran Sungai (MDM) Way Khilau seluas 1.383,8 Hektar yang sebagian besar berada di Kawasan Hutan Lindung Perintian Batu Register 21 dan Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 442,3 Hektar.
Nantinya, hibah kecil tersebut diperuntukkan kepada 19 kelompok masyarakat. Sedangkan untuk meningkatkan kelembagaan masyarakat tersebut, Desa Bayas Jaya akan difasilitasi penyusunan Rencana Pengelolaan Model Daerah Aliran Sungai (MDM) Way Khilau.
“Terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada United Nations Development Programme (UNDP) yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Bayas Jaya Kecamatan Way Khilau, melalui proyek Cross Cutting Capacity Development, ” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *