Bupati Pesawaran Serahkan Bantuan Sosial Tahap Tiga Berupa Beras Kepada 1.672 Warga

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran kembali serahkan bantuan bahan pangan berupa beras kepada 1.672 warga se-Kecamatan Way Lima di Gedung Serba Guna Desa Banjar Negeri Kecamatan setempat, Senin (05/12/2022).

Penyerahan bantuan sosial bahan pangan berupa beras premium tahap tiga tersebut diberikan kepada pengemudi ojek, sopir angkot, pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM), serta nelayan dalam rangka penanganan dampak inflansi di Kabupaten Pesawaran tahun 2022. Penerima bantuan tersebut masing-masing mendapatkan 5Kg dengan kualitas baik.

Tokoh Masyarakat Way Lima Isnaini mengapresiasi bantuan bahan pangan yang diberikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona ditengah masyarakat pasca pandemi corona.

“Mewakili masyarakat Kecamatan Way Lima, kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati Dendi Ramadhona semoga senantiasa diberi kesehatan dan dimudahkan segala urusannya, ” kata Isnaini.

Kemudian, dikesempatan tersebut Bupati Dendi Ramadhona mengatakan bahwa pembagian bahan pangan tersebut dibagikan untuk dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terdampak inflasi.

“Ini merupakan bantuan bahan pangan yang ketiga, kita berikan kepada penerima manfaat. Inflasi ini banyak menunda pembangunan, BBM naik dan pemangkasan anggaran di OPD dan lainnya sehingga menyebabkan pelemahan ekonomi, ” kata dia.

Dampak inflasi yang diantaranya kenaikan harga-harga kebutuhan pokok, menurunnya daya beli dan melemahnya ekonomi lainnya sangat mempengaruhi keberlangsungan kehidupan masyarakat.

“Kita masih diuntungkan oleh kondisi alam yang sangat mendukung, kita masih banyak memiliki benteng resesi karena lahan kita masih subur. Dibandingkan dengan negara lain yang sama-sama terdampak inflasi, ” ujar dia.

Bantuan bahan pangan tersebut dilakukan pada Oktober November dan Desember 2022 dengan sasaran penerima manfaat yang diverifikasi oleh pemerintah desa masing-masing. Dan, beras yang dibagikan merupakan tanaman asli Bumi Andan Jejama. Bulog telah menyerap gabah dari Kabupaten Pesawaran dan diberikan kembali melalui bantuan tersebut.

“Mari kita jaga alam dengan menanami lahan yang masih kosong, jangan mengandalkan kepala desa dalam berkreasi terkait ketahanan pangan. Manfaatkan secara maksimal lahan yang ada, sehingga meminimalisir dampak inflasi makro, ” tutur dia.

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.