PESAWARAN-(PeNa), Peringatan Hari Sumpah Pemuda harus dijadikan para pemuda Bumi Andan Jejama lebih berkreatif dengan perdayakan teknology.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran, Senin (28/10/2019).
“Memperingati hari Sumpah Pemuda ini, saya mengajak semua pemuda yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk bisa lebih inovatif dan kreatif dengan teknology,” kata dia.
Menurutnya, di era digital saat ini pemuda harus memahami dinamika yang ada saat ini. Zaman sekarang semua dapat dilakukan melalui smartphone.
“Sekarang ini para pemuda harus memiliki ide dan gagasan serta terobosan yang baik, jadi tidak terpaku jika ingin kerja harus menjadi PNS ataupun honorer di Pemda, apalagi saat ini era digital, dimana hampir seluruh pemuda pasti pegang smartphone, ini harus dimaksimalkan,” ujar dia.
Oleh karena itu, ia menghimbau kepada para pemuda untuk bijak dalam menggunakan smartphone maupun media sosial. Tentunya dengan kreatifitas yang produktif dan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
“Kita lihat sekarang tak sedikit toko online yang hanya memaksimalkan aplikasi, artinya tidak melakukan kegiatan produksi tapi bisa memasarkan hasil produksi milik orang lain,” tutur dia.
“Makanya saya mau kedepan Pemuda Pesawaran melek IT, dan merubah maindset bekerja tidak selalu dikantor, saya juga berfikir bagaimana pemuda pesawaran ini bisa menjadi admin dan operator serta bisa membuat aplikasi yang berbasis profit, sehingga bisa berdampak pada perekonomian masyarakat Pesawaran,” imbuhnya.
Apalagi, kata dia, saat ini banyak potensi yang bisa dimaksimalkan untuk dipasarkan. “Letak geografis Kabupaten Pesawaran ini sangat baik, dekat dengan Bandarlampung, bahkan dengan Jakarta juga terbilang dekat, makanya potensi yang kita miliki bisa dimaksimalkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Dendi menegaskan, saat ini pihaknya terus fokus untuk pembenahan infrastruktur sebagai sarana pendukung agar apa yang menjadi aktifitas masyarakat dapat terintegrasi.
“Sebenarnya Pesawaran sudah masuk E-Comerse tapi karena terkendala konektivitas makanya belum maksimal, tapi sekarang sudah kita mulai untuk bagaimana terus memperbaiki konektivitas baik itu infrastruktur maupun jaringan-jaringan internet yang ada di Kabupaten Pesawaran, sehingga semua terintegrasi dengan baik,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






