PeESAWARAN-(PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama jajaran kunjungi desa-desa pelaksana pemilihan kepala desa (pilkades) guna menekan dan menjaga ketentraman masyarakatnya.
Diantara desa yang dimaksud adalah Desa Sidodadi dan Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan. Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan kehadirannya di desa-desa merupakan rutinitas yang terus dilakukan.
“Kami bertanggungjawab memonitoring dan memastikan kondisi masyarakat tetap rukun tidak terpecah belah pada pemilihan kepala desa yang tinggal sebelas hari lagi, ” kata dia, Kamis (10/10/2019).
Menurutnya, pemilihan kepala desa tersebut merupakan kontestasi politik untuk membawa desa kearah lebih baik. Maknai dan dengarkan program apa saja yang dibawa oleh para calon kepala desa yang akan berkompetisi.
“Karena nanti, tujuan program calon kepala desa akan dipakai dalam menjalankan pemerintahannya. Saya yakin, para calon ini tidak akan membuat masyarakatnya gaduh dan ribut. Kemarin bersama saya mereka sudah menandatangani pakta integritas yang diantaranya siap menerima kalah dan menang,” ujar dia.
Ia juga berpesan, kepada calon untuk memberikan breefing kepada tim suksesnya agar tetap rukun dan jangan menjelek jelekan calon lain dan membuka keburukan calon lain.
“Saya berpesan,jaga ketentraman kampung kita,jaga ketentraman dusun kita. Jangan saling memprovokasi dengan yang lain, karena fitnah itu dapat membawa petaka,” tutur dia.
Yang membuat kegaduhan biasanya adalah tim sukses dan pendukung, karenanya harus dilakukan pengertian oleh calon kepala desa.
“Siapapun yang terpilih, ketika ditemukan adanya kecurangan maka tidak akan dilantik. Kami bersama TNI dan Polri akan mengawalnya, semua tindakan yang melanggar hukum akan segera diproses hukum sampai inkrah. Makanya jangan sampai ada pelanggaran dalam pilkades nanti, ” ucap dia.
Bagi para pemenang pilkades nantinya harus dapat merangkul yang kalah dan jangan jumawa. Bagi yang kalah jangan emosi dan membuat kegaduhan.
“Bagi yang kalah, jangan emosi dan memarahi pendukungnya. Bantuan yang sudah dikeluarkan jangan diambil lagi dan menjadi persoalan nantinya. 21 Oktober nanti, diatas jam 12.00an ketentuan Allah yang menentukan. Tidak lagi campur tangan manusia, karena seluruhnya yang menggerakkan Allah,” tegas dia.

Hadir dikesempatan tersebut diantaranya Kapolsek Padang Cermin, Babinsa, Kepala Dinas PMD, Camat Teluk Pandan dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran dari Partai Demokrat serta perangkat desa dan masyarakat setempat.
Oleh: sapto firmansis






