Lampung Selatan – (PeNa), Sebuah bus terbakar di Tol Bakter (Bakauheni–Terbanggi Besar), tepatnya di KM 94+600 Jalur A, Rabu (14/1/2026) pagi. Bus yang melaju dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar itu hangus dilalap api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.20 WIB dari petugas HK di ruas tol tersebut.
“Kami menerima laporan pukul 06.20 WIB bahwa terjadi kebakaran satu unit bus di Tol Bakter, dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar, tepatnya di KM 94+600 Jalur A,” kata Rully saat dikonfirmasi.
Setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Dua unit mobil damkar diterjunkan, dibantu satu unit penyuplai air dari pihak HK ASTON.
“Penanganan kami lakukan dengan mengerahkan dua unit damkar serta satu water supply dari HK ASTON untuk mempercepat proses pemadaman,” ujarnya.
Rully memastikan seluruh penumpang bus berhasil dievakuasi sebelum api membesar. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Rully menyebut dugaan sementara mengarah pada gangguan sistem kelistrikan kendaraan.
“Dugaan awal, api berasal dari percikan atau hubungan arus pendek pada instalasi blower AC bus,” ungkap Rully.
Sementara itu, pengemudi bus Beni Siregar (42) menuturkan peristiwa bermula saat ia mendengar suara ledakan dari bagian mesin kendaraan.
“Saat melintas di KM 93+600 Jalur A Tol Bakter, saya mendengar suara ledakan dari arah mesin, lalu langsung menepikan kendaraan ke bahu jalan,” ujar Beni.
Menurut Beni, api kemudian muncul dan dengan cepat membakar seluruh badan bus. “Api awalnya dari bagian mesin, lalu cepat membesar. Saya langsung fokus mengevakuasi penumpang agar menjauh dari kendaraan,” katanya.
Sejumlah petugas gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian, mulai dari petugas tol, PJR, BKO, ambulans, hingga unit derek. Api dapat dipadamkan setelah dua jam kemudian.






