Ratusan Ribu Ekstasi di Mobil Ringsek Tanpa Sopir: Mabes Polri Ambil Alih Misteri Kecelakaan Tol Lampung

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Misteri kecelakaan tunggal di Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) KM 136 B, Kamis (20/11/2025), memasuki babak baru. Kasus yang awalnya ditangani Polda Lampung itu resmi diambil alih Mabes Polri setelah ditemukan barang bukti ratusan ribu pil ekstasi dari dalam kendaraan yang hancur, sementara sopirnya hilang tanpa jejak.

Peristiwa kecelakaan itu sejak awal menyisakan berbagai kejanggalan. Tidak ditemukan setetes pun jejak darah, baik di dalam kendaraan maupun di lokasi kejadian. Mobil bernomor polisi D-1160-UN tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan, namun pengemudi yang diduga berada di dalamnya tidak pernah ditemukan.

Bacaan Lainnya

Barang Bukti Lebih Banyak dari Perkiraan Awal

Hasil penghitungan ulang mengungkap jumlah pil ekstasi jauh lebih besar dari estimasi awal, yakni 194.631 butir pil ekstasi, ditambah 3.869,69 gram serbuk ekstasi. Seluruh barang bukti itu dikemas dalam 34 paket besar dan disimpan di enam tas berbeda.

Barang bukti diserahkan langsung oleh Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan kepada Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Lampung AKBP Y. Ujang Jundari pada Jumat (21/11) di ruang Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung.

Kasus Diambil Alih Mabes Polri

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari, mengutip pernyataan Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Dwi Handono, membenarkan pengambilalihan kasus oleh Mabes Polri.

“Untuk kasus mobil laka dengan pil ekstasi, perkaranya sudah diambil alih Mabes Polri kemarin,” ujar Kombes Yuni, Sabtu (23/11/2025).

Pengambilalihan langsung oleh Mabes Polri ini menimbulkan beragam spekulasi, terlebih karena jumlah narkoba yang ditemukan mencapai angka fantastis serta hilangnya pengemudi secara misterius.

Ditemukan Lencana Polri di Dalam Mobil

Satu temuan lain yang memperkeruh misteri adalah ditemukannya lencana Polri di dalam mobil. Lencana tersebut ditemukan oleh seorang anggota TNI yang pertama kali mengamankan lokasi kecelakaan. Rekaman video penemuan lencana itu cepat beredar di media sosial dan memicu banyak pertanyaan publik.

Indikasi Pengemudi Menggunakan Narkoba dan Dugaan Menabrak Truk

Kanit III PJR Ditlantas Polda Lampung, Iptu Heriansyah, mengungkap dugaan penyebab kecelakaan. Ia mengatakan mobil diduga menabrak bagian belakang truk dalam kecepatan tinggi, kemungkinan karena pengemudi mengantuk.

Namun ia tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain.
“Ini sepertinya menabrak belakang truk. Ada kemungkinan pengemudinya masih pakai (sabu), karena ditemukan alat hisap dan satu bungkus serbuk putih,” ujarnya.

Upaya penelusuran lewat CCTV pun belum membuahkan hasil.
“CCTV tidak menangkap gambar jelas karena pencahayaan minim. Truk yang diduga ditabrak juga tidak ada di lokasi,” tambahnya.

Masyarakat Bertanya-Tanya

Hilangnya pengemudi, temuan lencana Polri, hingga jumlah ekstasi yang hampir mencapai 200 ribu butir membuat kasus ini menjadi sorotan publik. Masyarakat mempertanyakan apakah kecelakaan ini sekadar insiden tunggal atau bagian dari jaringan peredaran narkoba berskala besar. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *