
PESAWARAN-(PeNa), Masyarakat Kabupaten Pesawaran diharapkan berprinsip dan partisipatif demi kemajuan daerah. Kucuran dana Rp165 Milyar dari Gubernur Lampung merupakan fakta perhatian kepada masyarakat dalam konteks percepatan pembangunan.
Hal tersebut dikatakan Bupati Dendi Ramadhona saat melangsungkan musyawarah rencana pembangunan kecamatan (musrenbangcam) di Desa Sinar Harapan Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (27/2).”Kami minta masyarakat berprinsip dan partisipatif dalam percepatan pembangunan Kabupaten Pesawaran. Faktanya, Gubernur Lampung memberikan kucuran dana Rp165 Milyar untuk pembangunan Pesawaran ke arah maju. Makanya, tingkatkan hubungan dengan pemerintah, baik kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat,” kata dia.
Untuk diketahui, penerimaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Pesawaran meningkat sekitar dua puluh persen. DD dibagikan 20 persen, 40persen dan 40 persen. Untuk 2018, sebelumnya Kecamatan Kedondong mendapat Rp 22 Milyar naik menjadi Rp33 milyar.”Sebelumnya hanya Rp22Milyar naik menjadi Rp33Milyar. Semoga bisa lebih bermanfaat, dan bukan hanya anggaran yang naik, tapi hampir seluruh desa mendapatkan tambahan DD. Terbanyak ada di Desa Harapan Jaya sebesar 400juta rupiah, ” ujar dia.

Menurutnya, Desa Harapan Jaya terbukti angka kemiskinannya naik. “Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kepala desa, bagaimana caranya angka kemiskinan bisa berkurang di tahun depan. Tolong, pemberdayaan masyarakat harus bisa digali. Potensi apa yang ada harus di tingkatkan agar bisa menghidupkan perekonomian, ” ungkap dia.
Ditegaskan, masyarakat memiliki ketetapan hati untuk berprinsip. Pembangunan jalan yang telah dan akan dibangun di Kabupaten Pesawaran merupakan fakta. “Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban politik, tapi kami inginkan masyarakat memiliki ketetapan hati untuk berprinsip. Silahkan terima semua apa yang ditawarkan oleh suapapun, namun yang jelas Pesawaran harus terus maju,” ucap dia.

Kepada masyarakat, Dendi mengingatkan agar bisa mencermati kondisi lingkungan. “Ambil cangkul, kita sama sama gotong royong bersihkan lingkungan dan membuat siring didepan rumah masing masing. Giatkan kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan, sehingga bisa mengantisipasi banjir. ” kata dia. PeNa-spt.






