Pembangunan Desa Harus Sinergi Dengan Pemda

PESAWARAN-(PeNa), Guna mempercepat laju pembangunan,  desa harus sinergi dengan pemerintah daerah (pemda) dalam percepatan. Demikian disampaikan  Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada musyawarah rencana pembangunan kecamatan (musrenbangcam) di Balai Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, Senin (26/2).
Selain harus bersinergi, segala pembangunan desa pun diharapkan terkoneksi sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal. “Saya sangat menginginkan Pemerintahan Desa dalam melakukan pembangunan dapat terkoneksi dengan pembangunan Pemerintah Daerah,” kata dia.
Menurutnya, sejauh ini dirinya tidak pernah mengintervensi Kepala Desa dalam melakukan pembangunan di daerahnya. “Sekarang kan Pemerintahan Desa sudah memiliki anggaran sendiri untuk melakukan pembangunan seperti Dana Desa, saya tidak pernah mengintervensi harus bangun ini-itu, tapi yang jelas pembangunan yang dilakukan harus sesuai kebutuhan masyarakat dan masuk kedalam skala prioritas,” ujarnya.
Sehingga, kata dia, masyarakat di desa dapat lebih merasakan dampak pembangunan yang dilakukan Pemerintahan Desa. “Seperti banyak Desa yang bangun talud maupun drainase, itu sudah cukup bagus, sebab, nanti ketika kami akan bangun jalan saluran airnya sudah tertata dengan baik,” katanya.
Ia pun meminta kepada seluruh jajaran Kepala Desa untuk bisa, mengayomi dan menjaga masyarakatnya masing-masing. “Saya juga tidak ingin adanya kegaduhan di Desa, terutama mengenai proses pengelolaan dana desanya, adanya DD itu harusnya justru berdampak positif buat masyarakat desa, bukan malah sebaliknya,” pintanya.
Sementara itu, Camat Way Lima Syukur menuturkan bahwa, sebagai daerah penunjang ibukota Kabupaten Pesawaran, Kecamatan Way Lima masih perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah setempat. “Dalam Musrenbangcam ini kan ada banyak sektor yang bisa diusulkan seperti infrastruktur, sosial, pendidikan dan lainnya, makanya banyak yang kami usulkan dalam rangka pembangunan,” tuturnya.
Ditambahkannya, saat ini dalam melakukan pembangunan dari tingkat desa hingga tingkat pusat diperlukan sinergitas yang kuat. “Dalam melakukan pembangunan di desa memang sudah ada yang tercover dari APBDes, tapi bisa juga ada daerah yang akan melakukan pembangunan harus mendapatkan sentuhan dari Pemkab, Pemprov maupun pusat, karena pada dasarnya memang pembangunan itu merupakan harapan seluruh masyarakat,” tambahnya.
“Oleh sebab itu, kegiatan Musrenbangcam ini merupakan salah satu kegiatan yang harus dapat dimanfaatkan dengan baik untuk dapat mengusulkan pembangunan terhadap Pemerintah Daerah,” timpalnya.
Ia pun menerangkan bahwa, pada tahun ini Kecamatan Way Lima mendapatkan guyuran anggaran pembangunan hingga Rp56 Milyar lebih. “Tahun ini kita dapat hampir Rp56 Milyar lebih, untuk pembangunan sejumlah infrastruktur serta pemenuhan sarana dan prasarana lainnya. Selain itu kami juga dapat bantuan lain berupa pembangunan tanggul penangkis banjir, sebab pada musibah bencana sebelumnya, Kecamatan Way Lima merupakan salah satu daerah yang terkena dampak banjir cukup parah,” terangnya.
Ia pun mengharapkan dengan adanya sejumlah pembangunan yang dilakukan di daerahnya dapat meminimalisir terjadinya bencana. “Mudah-mudahan dengan adanya sejumlah pembangunan dalam rangka mengantisipasi musibah banjir, kedepan tidak ada lagi bencana lainnya yang terjadi disini,” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *