Dermawan Tekankan Desa Harus  Rasionalisasi Dana Desa

PESAWARAN-(PeNa), Dendi Ramadhona dan Eriawan (Dermawan) menekankan kepada kepala desa untuk merasionalisasi penyerapan Dana Desa guna pembangunannya. Demikian disampaikan pada musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenmbang cam) di Punduh Pedada, Kamis (22/2).
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran tersebut menyebut bahwa dalam menjalankan roda pemerintahannya masih belum maksimal meski sudah genap dua tahun. “Jujur, kami masih banyak kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan di dua tahun ini. Semua sudah kami lakukan dengan segala upaya, untuk itu kami minta kepada seluruh desa bisa merasionalisasi Dana Desa (DD) dalam penyerapannya. Laksanakan dengan pemanfaatan masyarakat yang baik, ” kata dia. 
 
Dendi juga menekankan agar realisasi DD harus sesuai dengan musyawarah rencana pembangunan desa (musrenmbang des) dan melibatkan masyarakat. Dan ini akan membantu percepatan pembangunan pemerintah daerah. “Alkhamdulillah, 2018 ini DD Kabupaten Pesawaran ada kenaikan. Untuk itu, saya tekankan kepada kades harus melibatkan masyarakat dalam merealisasikan DD. Gunakan sesuai peruntukannya dengan memaksimalkan manfaat bagi masyarakat, ” tutur dia. 
Diketahui, Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pedada mendapat kucuran dana pemerintah derah (pemda) sekitar Rp47,9Milyar. Dana tersebut di fokuskan pada pembangunan jalan, jembatan, rehab gedung dan sarana prasarana yang masuk dalam skala prioritas pembangunan.”Dana tersebut di luar DD dan bantuan Gadis. Dari catatan yang sudah kita buat, masih fokus pada pembangunan infrastruktur dan bangunan sarana prasarana desa,” ujar dia.
Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Gedung Sanggar Tari, Desa Kampung Baru, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dendi Ramadhona memfokuskan keterlibatan desa dalam mewujudkan Astha Cita yang digagasnya. “Geliat pembangunan akan lebih tumbuh, mana kala desa juga bisa mengelola DD dengan pemanfaatan sempurna. Pemda hanya membangun dan mengupayakan apa yang tidak bisa dikerjakan dengan DD, ” ungkap dia.
Ditegaskan, pembangunan wilayahnya terus membidik soal destinasi wisata yang belum terkelola dengan baik. “Seperti di Pulau Pahawang, Legundi dan Pulau Tegal kita terus perbaiki infrastruktur guna meningkatkan kualitas wisata yang dijualnya. Karena, destinasi wisata Pesawaran merupakan primadona Provinsi Lampung. Dengan meningkatnya wisata, otomatis ekonomi kreatif masyarakat ikut tumbuh dan berkembang dengan baik,” tegas dia.
Pada kegiataan tersebut, Bupati Dendi Ramadhona mengenakan pakaian adat dan di arak dengan pengawalan seni rodhat lengkap dengan syair dan tarinya. Hadir juga beberapa pejabat terkait dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas PU Kabupaten Pesawaran. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *