P R I N G S E W U -(PeNa), Meski belum lama dibangun, Gedung baru pada proyek penambahan ruangan Puskesmas Banyumas yang menghabiskan anggaran Rp.1.196.331.168,49 pada tahun 2025 dikeluhkan karena sudah bocor dan retak pada dinding.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Banyumas Hetty Endang mengatakan bahwa pembangunan gedung penambahan ruangan Puskesmas Banyumas memang sudah selesai dan telah diserah terimakan.
“Ya gedungnya itu (sambil menunjuk), sudah selesai, kami tidak tahu soal hal hal lain karena itu dinas yang menangani. Kami hanya menerima dan sudah digunakan untuk pelayanan,” kata Hetty Endang kepada pelitanusantara.co.id, Selasa (28/07/2026).
Ia menuturkan, bahwa ada beberapa persoalan ketika gedung yang dimaksud telah selesai dibangun.
“Kemarin ada yang bocor, tapi kami sudah laporkan dan sudah ditambal pakai nodrop (cat pelapis anti bocor). Ya kondisinya bisa dilihat sendirilah,silahkan,” tutur dia.
Penelusuran dilokasi, selain ada yang bocor, keramik lantai atas juga sudah mulai renggang bahkan pada lantai bawah sudah ada yang rusak. Ujung atap pada bangunan samping juga menimbulkan banjir karena pada gedung baru tidak dibuat rapat ataupun dak talang untuk pembuangan air hujan.
“Ke dinas aja,pak. Kebetulan kami juga baru beberapa bulan tugas disini,” tegas dia.
Sayangnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pringsewu Ali Subagyo selaku penanggungjawab pada satuan kerja yang melaksanakan kegiatan pembangunan proyek tersebut belum dapat dikonfirmasi dikantornya.
“Oh, Pak Ali masih keluar,” kata salah satu petugas jaga dipintu masuk Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu.
Kemudian, saat dikonfirmasi melalui nomor sambungan WhatsApp (WA)nya juga tidak menjawab meski aktif (berdering), lalu di konfirmasi melalui pesan WAnya juga tidak membalas.






