PESAWARAN-(PeNa), Terkait ijin trayek angkutan umum, Dinas Perhubungan Pesawaran berjanji segera memperbaiki pelayanannya. Hal tersebut disampaikan Afdal Faisal, Kamis (20/4).
Kepala Dishub Kabupaten Pesawaran, Afdal Faisal mengatakan bahwa untuk menertibkan angkutan umum yang beroperasi diwilayahnya akan segera dilakukan razia bersama instansi terkait. “Razia yang sudah dilakukan untuk menertibkan angkutan umum yang beroperasi. Soal ijin trayek, ada yang memiliki dan tidak memiliki namun masih tetap beriperasi akan kita tertibkan dan kita perbaiki pelayanannya, ” kata dia.
Janji perbaikan pelayanan tersebut dikemukakan didepan beberapa sopir angkutan pedesaan (angkudes) yang menyampaikan aspirasinya di Kantor Dishub Pesawaran. Rombongan sopir tersebut langsung diterima diruang kerjanya. “Apa yang disampaikan oleh para rekan supir angkot ini merupakan hal yang positif, ini jadi stunting positif untuk kebijakan yang kita ambil kedepan,” tutur dia.
Menurutnya, selama pembahasan dengan perwakilan sopir angkudes telah disepakati lima poin antara kedua belah pihak. “Dari hasil tadi, ada lima kesepakatan yang disepakati, semuanya itu adalah terkait bagaimana kita berupaya untuk menjaga dan memproteksi serta meningkatkan kesejahteraan para sopir angkot yang memiliki izin di Kabupaten Pesawaran,” ujar dia.
Terkait adanya informasi mengenai adanya persoalan dalam pembuatan izin trayek, ia menegaskan akan langsung menyikapinya. “Tentang adanya proses pembuatan izin trayek yang bisa dikatakan tidak terproses dengan baik, saya akan langsung perbaiki sistem pelayanan tersebut, setelah ini saya akan kumpulkan jajaran, untuk mencari tahu dimana salahnya,” tegas dia.
Diketahui, serombongan sopir angkudes mengaku hanya menyampaikan apa yang menjadi persoalan dilapangan. “Kedatangan kami kesini, untuk menyampaikan aspirasi kami terkait masih banyaknya, angkot diluar trayek Pesawaran yang masuk beroperasi pada trayek Pesawaran,” kata salah satu sopir yang mengaku bernama Baihaki.
Menurutnya, hal itu sering terjadi dan berdampak pada penghasilan supir angkudes yang memiliki izin trayek di Pesawaran. “Ya, kalau trayek lain terus masuk kesini, tentunya, mereka sama saja mengambil hak kami, terus buat apa ada izin trayek,” ujarnya.
Selain itu, ia pun menduga, adanya oknum Dishub Pesawaran yang ‘bermain’ dalam proses pembuatan izin trayek. “Tak jarang, kita sudah proses pembuatan izin trayek, tapi jadinya lama, sedangkan kami harus segera beroperasi untuk mendapatkan nafkah,” ucapnya.
Ia pun menginginkan Dishub Pesawaran untuk dapat menyikapi hal tersebut. “Kami berharap apa yang kami sampaikan ini bisa langsung ditindaklanjuti dan disikapi oleh Dishub Pesawaran,” tutupnya. PeNa-spt.






