Enam Tantangan Ekonomi Global Disikapi Pemda Pesawaran

PESAWARAN-(PeNa), Ada sejumlah tantangan akibat pengaruh dari dinamika internal maupun lingkungan perekonomian global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Demikian terungkap pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka Penyerahan dan Penjelasan tentang Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD setempat, Senin (3/9).
Berdasarkan kondisi dan perkembangan perekonomian Kabupaten Pesawaran serta mempertimbangkan kondisi lingkungan internal dan eksternal, maka diperkirakan perekonomian Kabupaten Pesawaran pada Tahun 2018 masih akan dihadapkan pada sejumlah tantangan akibat pengaruh dari dinamika internal maupun lingkungan perekonomian global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Beragam tantangan dimaksud perlu disikapi secara arif dan komprehensif serta dengan langkah-langkah yang lebih nyata. Tantangan yang dimaksud sedikitnya ada enam, diantaranya : 1) Menyediakan infrastruktur yang Mantap dan berkualitas. 2) Percepatan pertumbuhan ekonomi akan terus  diupayakan dengan mengembangkan pertumbuhan sektor-sektor ekonomi dominan.
3) Menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan 4) Meningkatkan daya saing produk agrobisnis, untuk mencapai peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan juga untuk merangsang penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan bermutu.
Berikutnya, 5) Meningkatkan partisipasi swasta melalui  kemitraan  antara pemerintah, masyarakat dan swasta (public-private partnership). Serta, ke-6). Membangun landasan yang lebih kuat untuk pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Pembangunan daerah tidak lagi dapat didasarkan pada pembangunan ekonomi semata, tetapi harus didasarkan pada pembangunan yang berkelanjutan dengan memenuhi kriteria ekonomis, bermanfaat secara sosial, mampu menanggulangi masalah kemiskinan dan pengangguran, didukung oleh kelembagaan yang memadai, dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Asumsi-asumi makro ekonomi dijadikan dasar upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mencapai sasaran makro hingga akhir tahun 2018. Antara lain, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pesawaran sebesar 5,50%; PDRB Per Kapita sebesar 29,83 Juta Rupiah; Tingkat Inflasi sebesar 4,0%; Tingkat Pengangguran Terbuka 5,60%; Tingkat Kemiskinan 16,00%; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 65,66; Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 108,63; serta Persentase Kemantapan Jalan sebesar 90%.
Untuk diketahui, rapat paripurna tersebut dihadiri hampir seluruh Kepala OPD beberapa anggota dewan. Hadir juga, Ketua DPRD Pesawaran M. Nasir, Wakil Bupati Pesawaran Eriawan serta Sekda setempat Kesuma Dewangsa. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *