BANDARLAMPUNG – Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Abdullah Surajaya menyoroti penanganan covid-19 di Provinsi Lampung. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung belum maksimal dalam menangani Covid-19 di Provinsi Lampung, khususnya terkait fasilitas kesehatan.
Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini mengatakan, rendahnya tingkat vaksinasi di provinsi Lampung dan juga minimnya ketersediaan oksigen serta obat-obatan disebabkan karena Gubernur Lampung yang kurang proaktif jemput bola ke pusat.
“Soal vaksinasi, Lampung paling ketinggalan dibandingkan Provinsi lain. Mirisnya, tingkat kematian di Lampung paling tinggi,” ucap dia, Jumat (13/8).
“Maka kita imbau agar Gubernur proaktif, kalau perlu jemput bola ke pemerintah pusat, agar alokasi vaksin ke Lampung lebih cepat dan terpenuhi target,” tegasnya.






