BANDARLAMPUNG-(PeNa), Ramainya model transportasi online menjadi pilihan masyarakat dalam beraktifitas. Munculnya aplikasi transportasi online ‘GET Indonesia’ menjadi alternatif dalam memilih angkutan online yang representatif.
Aplikasi GET Indonesia tersebut segera beroperasi di wilayah Lampung, hal tersebut setelah penyedia aplikasi yang di produksi PT GET Indonesia Persada lakukan laounching di Mal Ramayana Robinson Lampung, Minggu (17/03).
Dirut PT GET Indonesia Persada Iwan Setia Budi mengatakan bahwa kehadiran timnya akan memberikan warna dan alternatif dalam jasa transportasi online di kawasan kota Bandarlampung sampai Provinsi Lampung.
Menurutnya, aplikasi GET ini lebih spesial dari transportasi online yang sudah ada, baik untuk konsumen yang menggunakan maupun para driver.
“Get Indonesia berbeda dibanding para pesaingnya. Misalnya, melalui aplikasi ini konsumen bisa memilih mau pengemudi berdasar gender. Selain itu, dari sisi harga pun Get Indonesia mengklaim lebih kompetitif. Sedangkan pembayaran bisa tunai dan nontunai. Nantinya ada pembayaran dengan Get Pay,” kata dia.
Di sisi lain, driver tidak mendapat sanksi ketika menolak atau membatalkan pesanan konsumen. Saat ini ada tiga moda transportasi yang disediakan, yakni sepeda motor, mobil, dan bajaj. Selain itu, bagi para pengemudi Get Indonesia memberi banyak bonus.
“Setiap driver bisa mendapatkan bonus dan dapat dicairkan setiap pekannya. Catatannya, setiap menyelesaikan order dari customer, driver langsung mendapatkan bonus. Ada bonus harian, mingguan, bulanan, bahkan driver berprestasi juga kita berikan bonus. Bahkan driver yang merekrut driver lain juga kita berikan bonus,” urainya.
Direktur PT GET Indonesia Persada, Toni Purniawan, mengaku telah membangun jaringan di beberapa kota Indonesia, yakni Aceh, Pekanbaru, Bandarlampung, Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Makassar, Jombang, Lombok, dan Kupang.
“Setidaknya sudah ada 115 mitra agen yang tersebar di 55 kota atau kabupaten di 24 provinsi di Indonesia. Di Soloraya saat ini sudah ada 2.000 driver. Kami menargetkan jumlah ini bisa bertambah menjadi 5.000 driver pada Februari mendatang, ” tutur dia.
GET Indonesia menargetkan hingga akhir kuartal satu 2019, satu mitra agen bisa menggandeng 200 mitra driver. Driver itu bisa sepeda motor maupun mobil. “Kita ada aplikasi get car, get bike, get bajaj, get food, grt send. Kota pastikan Downloder sebanyak-banyaknya” imbuh Toni.
Koordinator Agent GET Lampung, Jainuri menjelaskan, Untuk di Lampung driver yang sudah tegabung sebanyak 2500 driver gabungan antara mobil dan motor. Di Lampung ada 8 Agent yang sudah tersebar. “Peminatnya cukup baik, dan peningkatan penggunanya sudah kategori banyak. Apresiasinya saat bagus, dan optimis akan terus melambung,” jelas Agen yang berkantor di Jalan Cut Nyak Dien Gg Surya No.4 Tanjungkarang.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Perintis 1 Bandarlampung itu berharap GET dapat eksis di kalangan masyarakat Indonesia khususnya Lampung.
“GET ini karya anak bangsa, yang mengembangkan dan mengelola anak bangsa. Kami berharap anak bangsa Indonesia dapat membuktikan eksistensinya di Indonesia, dan Indonesia diwarnai dengan anak anak Indonesia dengan seragam GET merah putih sebagai lambang indonesia jaya,” tegas dia.
Untuk diketahui, GET diresmikan secara nasional bertepatan dengan hari Pahlawan 10 november 2018 di Surabaya. Get Indonesia ini tidak terpusat di kantor induk dalam hal ini Kota Surabaya, tetapi sistem keagenan per wilayah diharapkan menumbuhkan sikap kearifan lokal di masyarakat. Para driver tidak perlu mendaftar di kantor pusat, cukup datang ke Agen terdekat di wilayahnya masing-masing. PeNa-sp.






