Hama Wereng Menghantui Petani Bumi Andan Jejama

PESAWARAN-(PeNa), Puluhan petani padi dibeberapa desa di Bumi Andan Jejama dihantui hama wereng, hal tersebut dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab gagal panen dan menuai kebangkrutan.
Seperti yang terjadi pada petani di Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Hasto (56) salah satu petani mengatakan bahwa serangan hama wereng baru tahun ini menyerang tanaman padi di wilayahnya.
“Baru ini ada serangan wereng di sini makanya petani sini bingung,” kata Hasto, Ahad (04/08/2019).
Menurut Hasto, bersama petani yang lain sudah melakukan berbagai upaya dengan berbagai  obat-obatan pembasmi hama.
“Kami sudah coba membasmi wereng pake obat berbagai macam tapi sepertinya tidak mempan,”ungkapnya.
Dia juga menambahkan akibat serangan hama wereng kondisi batang padi menguning, padahal tanaman tersebut sudah mulai berbuah.
“Ya kayak gini batangnya kuning dari bawah sampai atas padahal padi saya sudah mulai berbuah,” jelasnya.
Hasto juga mengaku hingga saat ini belum ada dari pihak terkait seperti PPL atau petugas pertanian lain yang turun meninjau serangan hama wereng tersebut.
“Setau saya memang belum ada yang kesini petugas PPL atau yang lain gak tau kalo di tempat lain,” ujar dia.
Menanggapi serangan hama wereng pada tanaman padi tersebut, Aktifis Pertanian dari Desa Karanganyar bernama Imron mengaku memiliki cara lain guna mengatasinya.

“Jika serangan telah terjadi maka anda harus segera melakukan tindakan agar wereng tidak menghabiskan seluruh tanaman padi anda, tidak perlu menunggu uluran tangan dari pemerintah setempat kecuali kalau mereka masih menganggap petani itu ada,” ketusnya.

Ia menerangkan, ada beberapa cara mengatasi hama wereng pada tanaman padi. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Menyemprotkan insektisida berbahan aktif karbofuran (insektisida kontak) atau imadikoplorid (insektisida sistemik) dengan interval 1-2 hari sekali
  • Tambahkan pelekat jika terjadi di musim hujan
  • Karena hama wereng biasanya berada dibagian batang bawah, maka penyemprotan sebaiknya diawali dengan membuka barisan padi agar agak jarang lalu disemprot kearah batang bawahnya
  • Gunakan roling bahan aktif insektisida kontak maupun sistemik agar hasilnya maksimal.
 
 
 
“Namun sebenarnya petani bisa membuat obat sendiri untuk mengatasi hama tersebut dengan biopestisida. dengan bahan aktif nematoda entomotatogen, yang tentunya lebih murah dan ramah lingkungan cara pembuatannya pun mudah, ” tutur dia.
Lelaki bertubuh mungil tersebut menegaskan bahwa Biopestisida sendiri memiliki kisaran inang yang luas, memiliki kemampuan mencari inangnya, membunuh inangnya secara cepat, aman bagi lingkungan. Pestisida alami ini dapat mengendalikan hama dan penyakit tanaman tanpa menganggu kelestarian lingkungan.
“Kita juga dapat mencegah hama wereng pada tanaman padi kita dengan menanam tanaman refegulian di sekeliling pinggiran lahan tanaman padi kita, tanaman refegulian ini dapat menarik serangga-serangga untuk hinggap dan memakan niktar dan polan pada tanaman ini, selain itu serangga-serangga ini dapat berlindung dari para predator pada tanaman ini, sehingga wereng dan walang sangit tidak jadi menyerang padi karna mereka lebih tertarik untuk hinggap pada tanaman refegulian, ” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *