Pesisir Barat – (PeNa), Pemkab Pesisir Barat mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok dan lonjakan mobilitas jelang Idulfitri 1447 Hijriah. Hal itu dibahas dalam High Level Meeting (HLM) TPID di kompleks perkantoran pemda, Kamis (12/3/2026).
Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topan, menyebut peningkatan permintaan saat Lebaran berpotensi mendorong kenaikan harga di pasaran.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran,” kata Irawan.
Ia menegaskan, koordinasi lintas instansi diperkuat untuk mengantisipasi risiko ekonomi hingga gangguan kamtibmas.
“Melalui forum High Level Meeting ini kita memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga guna mengantisipasi berbagai potensi risiko, baik dari sisi perekonomian, keamanan, maupun ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Sebagai daerah di jalur lintas barat Sumatera dan tujuan wisata, Pesibar diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan. Aparat diminta siaga di titik rawan seperti pasar, tempat ibadah, dan objek wisata.
Pengaturan lalu lintas, posko pelayanan, serta distribusi bahan pokok juga diperketat untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga, sekaligus mencegah penimbunan.
“Dengan sinergi dan koordinasi yang baik, kita berharap masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita,” tutupnya. (Siti Parida)






