Kader Hanura Buang Mustafa

TULANG BAWANG BARAT (PeNa)-Kisruh DPP Partai Hanura berimbas pada berubahnya arah dukungan akar rumput di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung.Penunjukkkan langsung Rudi Dwi Purnomo sebagai Ketua DPC Hanura Kabupaten Tulang bawang Barat (Tuba Barat) oleh kubu Osman Sapta Odang (OSO) menjadi pil pahit bagi pasangan Mustafa –Achmad Jazuli,keputusan OSO justru menjadi Bumerang dengan muculnya aksi penolakan seluruh kader untuk memenangkan calon yang di usung koalisi Nasdem, PKS dan Hanura.

“ Kami menolak untuk memenangkan pasangan Mustafa-Ahmad Jazuli, dan apa yang putuskan Ini sebagai sebagai bentuk penolakan kepengurusan DPC Partai Hanura Tubaba yang ditunjuk langsung oleh DPP Kubu Osman Sapta Odang (OSO), yaitu Rudi Dwi Purnomo dan kelompoknya,” tegas Dewan Penasehat Partai Hanura Tubaba, Sutomo, Rabu (7/2/2018).

Sutomo mengatakan jika kepengurusan tetap di bawah kendali Rudi Dwi Purnomo, selain mencabut dukungan dan menolak memenangkan Mustafa-Ahmad Jazuli, seluruh atribut partai dan instrumen komunikasi berupa banner dukungan akan dicabut.
“Seluruh Kader dan Simpatisan partai yang sejak tahun 2009 telah berkibar di Tubaba, sejak hari ini Rabu 7 Februari 2018, menghentikan seluruh aktivitas partai. Ini sebagai bentuk kekecewaan rakyat Partai Hanura, sebelum Marwah Kepemimpinan Partai Hanura di Kabupaten Tubaba kembali di tata,” kata Sutomo.

Dengan tegas seluruh kader dan simpatisan Partai Hanura Tubaba siap terima risiko atas aksi yang mereka lakukan, “Jika Kepengurusan DPC Hanura tetap di nahkodai oleh Rudi Dwi Purnomo maka kami akan mengajak seluruh keluarga besar kader untuk menarik diri dari Partai Hanura, dan kami tegaskan juga bahwa kami memang orang kecil tapi bukan orang kerdil, kalau bukan karena suara dan tenaga orang-orang kecil ini, Partai Hanura bukan dan tidak akan jadi apa-apa,”ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *