Kadisdikbud Pesawaran Agresif Tingkatkan Kualitas Pendidikan

PESAWARAN-(PeNa), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran agresif meningkatkan kualitas pendidikan. Diantara upaya yang dilakukan adalah melihat secara langsung apa yang menjadi persoalan disetiap sekolah.
Kadisdikbud Kabupaten Pesawaran Fauzan Suaidi mengatakan bahwa berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan. “Peningkatan mutu pendidikan harus terus berjalan, apapun upayanya. Apakah itu dengan melaksanakan bimtek, seminar tentang pendidikan sampai soal infrastruktur pendidikan, ” kata Fauzan, Kamis (15/11).
Didampingi Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Sukhairi, Fauzan juga menjelaskan sudah sejak beberapa waktu lalu sering lakukan kunjungan ke sekolah sekolah.
“Kan posisi saya masih pendidikan di Bandung, jadi ketika ada waktu senggang atau cuti saya pulang ke Lampung. Nah waktu inilah yang saya gunakan untuk ke lapangan bersama Kasi Kurikulum SD dan Kasi SMP. Kita bisa secara langsung komunikasi dengan kepala sekolah, guru maupun anak didik, ” jelas dia.
Diterangkan, secara umum keluhan dan yang menjadi persoalan adalah infrastruktur dan kurangnya tenaga pengajar yang pegawai negeri sipil (pns). “Banyak hal yang bisa kita dengar dan dicatat untuk kemudian kita carikan solusinya. Misalnya seperti gedung sekolah yang rusak, minimnya tenaga pendidik yang pns. Nah, kita buat proposal dan disampaikan kepihak pemerintah daerah maupun pusat, ” terang dia.
Ditegaskan, keadaan tersebut sangat mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar disekolah. “Kondisi ini jelas sangat mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar. Untuk itulah, kita kelapangan agar secara detil dan fakta mengetahui untuk kemudian kita rekomendasikan ke berbagai pihak agar cepat ada jalan keluarnya. Yang perlu diketahui, salah satu progres utama Bupati Dendi Ramadhona adalah meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan masyarakatnya, ” tegas dia.
Untuk diketahui, wilayah Kabupaten Pesawaran memiliki Gedung Sekolah Dasar Negeri 302 sekolah dan Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri ada 34 sekolah. Seluruhnya terserap dengan baik oleh masyarakat meskipun masih ada beberapa yang kekurangan sarana dan prasarana. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *