BANDARLAMPUNG (PeNa) – Sebanyak 1.008 personel disiapkan sebagai Power On Hand (POH) Kapolda Lampung untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Provinsi Lampung.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyatakan bahwa personel POH akan menanggulangi bencana dan gangguan Kamtibmas berintensitas tinggi selama maupun sebelum tahapan pengamanan Pilkada di wilayah hukum Polda Lampung.
“Konsep ini memastikan Polda Lampung memiliki sumber daya memadai dalam menjalankan tugas guna mendukung dan menjaga situasi Kamtibmas,” ujarnya saat memimpin Apel Pengecekan Kesiapan Personel dan Sarana Prasarana Pengamanan Pilkada 2024 di Lampung, Jumat (19/7/2024).
Helmy melanjutkan, personel POH Kapolda akan menjaga situasi Kamtibmas melalui responsibilitas keamanan, penanganan krisis, operasi kepolisian, dan pengendalian pasar. Bersama instansi lainnya, kegiatan kepolisian selama Pilkada 2024 di Provinsi Lampung akan mengedepankan upaya preemptif dan preventif.
“Mari kita laksanakan tugas dengan tulus, serius, dan fokus. Semoga Allah SWT meridhoi kita dalam menjalankan tugas, sehingga Pilkada 2024 di Provinsi Lampung bisa berjalan aman, tertib, dan lancar,” ucapnya.
Menurut Helmy, Pilkada 2024 adalah salah satu agenda besar bagi Polri, menjadi bukti kematangan demokrasi dan titik penentu masa depan Provinsi Lampung. Presiden RI Joko “Jokowi” Widodo juga mengamanatkan Polri untuk mendukung dan menyukseskan Pilkada 2024 dengan menjaga netralitas, stabilitas, dan demokrasi agar terwujud Pilkada jujur, bersih, dan adil.
“Melihat pentingnya hal ini, seluruh personel Polda Lampung harus siap menyukseskan Pilkada 2024,” tegasnya.
Helmy juga mengingatkan bahwa Pilkada 2024 memiliki kompleksitas tinggi karena dilaksanakan serentak di seluruh wilayah dengan geografis luas dan jumlah pemilih besar.
“Kita laksanakan apel pengecekan untuk memastikan semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan siap digunakan untuk pengamanan Pilkada,” tandasnya.






