Kapolres Pesawaran Tutup MTQ Di HUT Bhayangkara Ke-72

PESAWARAN-(PeNa), Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Fahmil Quran (cerdas cermat), Dai, dan Adzan Tingkat SD/MI,SMP/Mts/MA dan Pondok Pesantren se Kabupaten Pesawaran dalam rangka syiar islam dan hari bhayangkara ke-72 Polres Pesawaran resmi ditutup. Penutupan langsung dilakukan oleh AKBP Syaiful Wahyudi dengan membagikan piala pemenang lomba.
Kegiatan tersebut sedianya dilangsungkan selama tiga hari, namun seluruh kegiatan dapat diselesaikan dihari kedua. “Sebenarnya waktu perlombaan akan dilaksanakan selama tiga hari, namun seluruh kegiatan telah selesai dihari kedua. Alkhamdulillah, semua berjalan dengan baik dan lancar. Sekarang tinggal pembagian piala dan piagam serta uang tali asih kepada pemenang lomba, ” kata salah satu panitia yang enggan ditulis namanya, Kamis (31/5).
Diketahui, kegiatan tersebut dilangsungkan guna mendorong minat baca pada siswa siswi dan meningkatkan keimanan dalam melaksanakan ibadah puasa dibulan suci Ramadhan 1349Hijriah.
Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti 228 peserta.”Ya, kegiatan MTQ yang diadakan Polres Pesawaran rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari dan diikuti oleh 228 peserta. Namun, panitia melaporkan bahwa seluruh kegiatan telah selesai. Ya sudah, langsung aja kita bagikan piala dan piagam serta uang tali asih sekaligus penutupan kegiatan MTQ, ” kata dia.
Diterangkan, bahwa  lomba tilawatil qur’an tersebut diselenggarakan untuk memperingati HUT Bhayangkara ke 72. “Ini dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 72, Polres Pesawaran menggelar lomba,  diantaranya lomba tilawatil quran,  tingkat madrasah dan pondok pesantren serta umum tingkat Kabupaten Pesawaran, ” terang dia.
Ditegaskan Syaiful, tujuan diselenggarakan lomba tilawatil quran tersebut   bukan hanya sekedar menguji kemampuan para siswa atau siswi meraih prestasi, lebih dari itu diharapkan para siswa dan siswi dapat mengamalkan isi kandungan al quran dalam kehidupan sehari hari.
“Ini merupakan ajang pembinaan secara berjenjang, untuk mempersiapkan diri,  uji mental menghadapi lomba tilawatil quran tingkat kabupaten hingga tingkat Provinsi Lampung dengan tujuan utamanya, mentadaburi, menelaah dan  mengamalkan isi kandungan alquran dalam kehidupan sehari hari, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *