Ke Mahasiswa Malaysia, Bupati Pesawaran Tawarkan Belajar  Bahasa Lampung

PESAWARAN-(PeNa), Kepada mahasiswa Universitas Pemuda Malaysia (UPM), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menawarkan untuk belajar bahasa Lampung.
Tawarkan tersebut diungkapkan saat jamuan makan siang bersama mahasiswa pertukaran antara Universitas Pemuda Malaysia dan Universitas Malahayati di Villa Gardenia Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Kamis (15/08/2019).
“Apa kabar kalian semua, silahkan menikmati keindahan alam dan lezatnya makanan di Kabupaten Pesawaran,Lampung. Apakah kalian mau belajar bahasa lampung juga ?, ” kata Dendi, membuka dialog.
Ia juga mengapresiasi mahasiswa tersebut karena telah mempercayakan daerah Kabupaten Pesawaran menjadi tempat para mahasiswa dua negara melakukan study.
“Saya berharap, kalian bisa mempelajari adat budaya dan wisata Lampung. Karena, khususnya Kabupaten Pesawaran banyak memiliki destinasi wisata baik ada digunung maupun dilaut. Silahkan, kalau bisa ada masukan untuk kami secara akademik, ” ujar dia.
Saat berlangsung kegiatan, lagu-lagu daerah Lampung juga terus dinyanyikan oleh group musik secara live di Villa Gardenia tersebut. Dimaksudkan, agar delegasi dari negeri jiran juga mengetahui kekayaan adat budaya di Bumi Andan Jejama dan Provinsi Lampung secara umum.
“Kahidaran adik adik disini diharapkan dapat mendapat resume dari apa yang dipelajari di Kabupaten Pesawaran dari kegiatan ‘mobility’ yang dilakukan. Tentunya sesuai dengan disiplin ilmu yang kalian pelajari, ” tutur dia.
Mewakili masyarakat Kabupaten Pesawaran, Dendi juga meminta maaf atas kekurangan atau ketidaknyamanan dalam menjamu.
“Silahkan, kalian buat dan bawa cerita yang bagus berkesan untuk menjadi promosi wisata di Malaysia. Makanan dan sambutan, jika ada kekurangan, kami mohon maaf, ” pintanya.
Menanggapi apa yang disampaikan, mewakili UPM, Gorge Irfan mengatakan terima kasih atas jamuannya makan siang bersama.
“Kepade Bupati Pesawaran,terima kasih atas dan sudah menjemput kami makan bersame.Kedatangan kami,mulai dari Jakarta sampai ke Lampung sangat baik. Orangnya baik,makannya lezat. Bisa bertuker rase antara indonesie dengan malaysie, ” kata dia.
Perwakilan Universitas Malahayati, Herman mengungkapkan bahwa kampusnya memang sudah menjalin kerjasama dengan UPM sejak lama.
“Sudah lama,kita lakukan kerjasama yang dimulai dari fakultas kedokteran Universitas Malahayati. Kemudian, dilanjutkan dengan Kejuru rawat atau kalau di kita namanya sekolah perawat. Mereka melakuka study mobility di Kabupaten Pesawaran, ” kata dia.
Untuk diketahui, UPM mengirimkan 18 mahasiswanya dan 7 dari program study. Atau, sedikitnya 25 mahasiswa melaksanakan kegiatan study mobility di Bumi Andan Jejama. Kegiatan berlangsung bersama perwakilan dari Universitas Malahayati, Lampung.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *