KUA Dan PPAS 2019 Implementasi Agenda Pembangunan Pesawaran

PESAWARAN-(PeNa), Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Tahun Anggaran 2019 merupakan implementasi dari agenda pembangunan serta arah Kebijakan dan sasaran pokok Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran 2016-2021.
Hal tersebut terungkap pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka Penyerahan dan Penjelasan tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2019 di Gedung dewan setempat, Senin (08/10).
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam penyampaiannya mengatakan bahwa dengan memperhatikan prioritas pembangunan nasional dan provinsi, maka ditetapkan enam fokus prioritas pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019.
“Kesatu, Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah, Pengembangan Perumahan dan Permukiman, serta Peningkatan Kesiapan Penanggulangan Bencana, diarahkan dalam rangka pemantapan dan peningkatan  daya dukung, kualitas dan kuantitas cakupan pelayanan infrastruktur dasar, pengembangan kawasan permukiman dan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, peningkatan daya dukung kualitas dan kuantitas sarana prasarana umum,  serta dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesiapan penanggulangan bencana serta pemanfataan tata ruang melalui penyesuaian dan pengendalian tata ruang, ” kata Dendi.
Kemudian, kedua adalah Peningkatan Pembangunan Manusia dan Pengurangan Kemiskinan melalui upaya Peningkatan kualitas Pendidikan dan Pembinaan Mental, Pelayanan Kesehatan serta perwujudan kehidupan sosial yang harmonis diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran,  serta pemerataan kesejahteraan  dan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas pelayanan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta perwujudan masyarakat yang religius, berbudaya, dan taat hukum dalam kehidupan sosial yang harmonis.
Lalu, Peningkatan Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, bersih dan melayani serta dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Perangkat Daerah guna mewujudkan peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah melalui peningkatan kapasitas dan kinerja aparatur pemerintah, peningkatan kualitas manajemen keuangan daerah, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan politik lokal.
Dilanjutkan dengan Percepatan Pembangunan sektor unggulan melalui peningkatan Iklim Investasi dan pengembangan Industri, Koperasi, UMKM dan Pariwisata dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah, serta untuk memantapkan Kabupaten Pesawaran sebagai destinasi wisata berbasis budaya lokal dan agrowisata, melalui peningkatan iklim Investasi untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Serta, Optimalisasi pengelolaan potensi sumber daya alam berbasis Pertanian dan Perikanan guna mewujudkan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya alam secara optimal serta berkelanjutan, serta pemantapan pengembangan dan diversifikasi produk pertanian sejalan dengan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing.
Dan ke-enam adalah Percepatan Perwujudan Desa Tangguh dan Mandiri diarahkan demi terwujudnya percepatan pembangunan pada sektor unggulan dalam meningkatkan pemanfaatan sumberdaya lokal secara optimal, meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta koordinasi dan sinergitas yang lebih baik antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
“Kondisi ekonomi Kabupaten Pesawaran pada tahun 2019 akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal yang melingkupinya, dan diperkirakan perekonomian Kabupaten Pesawaran masih akan dihadapkan pada sejumlah tantangan akibat pengaruh dari dinamika internal maupun lingkungan perekonomian global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *