Lebihi Kuota, Sertifikat Halal Diberikan Pada Ratusan Produk UMKM Pesawaran

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Melebihi kuota, namun Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran dapat memberikan sertifikasi HALAL kepada 530 produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bumi Andan Jejama.

Pada tahap kedua program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) tahap II yang lalu, pihaknya mendapatkan kuota 405 UMKM, namun setelah dilakukan pendataan, minat para pelaku usaha meningkat bahkan sampai melewati batas kuota yang telah ditetapkan.

“Respon mereka sangat baik dengan adanya program ini, bahkan ditahap kedua itu saja kita mensubmited pelaku usaha mencapai 530 UMKM dengan persentase 131% dari target yang diberikan,” kata Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran Wasril Purnaman, Selasa (15/11/2022).

Menurutnya, pada tahap ketiga ini pihaknya mendapatkan kuota sebanyak 324 pelaku UMKM yang bisa mendapatkan sertifikasi halal.

“Iya kita diberi waktu oleh pusat sampai dengan 25 November mendatang, untuk mendata para pelaku usaha yang pada tahap kedua lalu belum mendapatkan sertifikasi halal,” ujar dia.

Diterangkan, kuota yang terdapat di tahap ketiga program sehati kali ini dibagi kepada sembilan kantor KUA yang ada di Kabupaten Pesawaran, hal itu bertujuan agar pelaku usaha yang ada di 11 kecamatan dapat tercangkup semua.

“Kita sudah meminta kepada para penyuluh agar turun kelapangan untuk mendata pelaku usaha yang ada di daerahnya masing-masing, hal itu bertujuan agar pelaku usaha yang ada di Pesawaran ini dapat memiliki sertifikasi halal semuanya,” terang dia.

“Tentunya dengan adanya sertifikasi halal yang dimiliki oleh para pelaku usaha, dapat menambah kepercayaan masyarakat untuk membeli produk-produk yang mereka keluarkan,” tegas dia.

Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa sertifikasi halal pada produk UMKM sangat membantu dalam meningkatkan kepercayaan publik sehingga mengurangi keraguan terhadap olahan lokal.

“Pelaku UMKM terus berbenah, pemerintah daerah juga telah melakukan berbagai upaya agar UMKM dapat lebih meningkat. Diantaranya ya sertifikasi halal ini, sangat membantu UMKM dalam menumbuhkan kepercayaan konsumen, ” kata dia.

Menurutnya, program guna menumbuh kembangkan UMKM di Bumi Andan Jejama terus dilakukan pemerintah daerah. Mengingat, pemasaran hasil produksinya kerap menjadi kendala dalam melangsungkan usaha rumahan tersebut.

“Pemasaran menjadi persoalan bagi UMKM, untuk itu kita berikan arahan dan pembinaan agar dapat memanfaatkan perkembangan digitalisasi. Nah, meningkatnya UMKM yang mengurus sertifikasi halal merupakan langkah kongkrit yang memang seharusnya dilakukan para pelaku usaha sendiri, ” ujar dia.

Bupati Pesawaran juga mengapresiasi program Kemenag diwilayahnya yang dianggap sangat membantu masyarakat, terutama para pelaku UMKM. Kedepan, ia berharap ada program lain yang lebih dibutuhkan dan menyentuh masyarakat.

Agus, salah satu pelaku UMKM yang memproduksi makanan ringan juga mengaku sangat diuntungkan dengan dilakukannya sertifikasi halal pada hasil produksinya.

“Alkhamdulillah, sertifikasi halal sudah kami dapatkan dan semoga lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mengkonsumsi jajanan kami. Karena, untuk mendapatkan sertifikasi halal tersebut harus dengan persyaratan tertentu. Jadi, biar gratis tapi kemenag tetap menerapkan standar operasional yang ditetapkan bukan asal tembak, ” kata dia.

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.