Lemdiklat Polri Diharapkan Jadi Pencetak SDM Unggul

 

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, ingin Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri jadi dapur pencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang dicintai masyarakat.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, Kamis (09/12/2021).

“Kapolri berharap, bahwa Lemdiklat Polri harus menjadi dapur untuk mencetak sosok personel kepolisian yang memiliki kompetensi dan kualitas yang baik yang dicintai serta memenuhi rasa keadilan masyarakat,” kata Zahwani Pandra Arsyad.

Pernyataan itu disampaikan lanjutnya, saat sidang pleno Dewan Pendidikan dan Pelatihan (Wandiklat) Polri, Rabu (08/12/2021) lalu. Menurut Kapolri, Wandiklat memiliki peran penting sebagai tahap awal perumusan kebijakan yang menentukan kompetensi dan kualitas seorang prajurit Korps Bhayangkara.

Oleh karena itu, Lemdiklat Polri menjadi kunci utama sebagai dapur pengolahan SDM Polri. Ia juga menekankan, pentingnya menerapkan tiga kompentensi, yakni, kompetensi teknis, kompetensi Leadership dan kompetensi etika, serta tetap mengacu pada delapan standar pendidikan Polri, yaitu standar kompetensi kelulusan, standar isi, standar proses, standar pendidik, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian.

“Itu harus dilaksanakan guna mewujudkan personel Polri yang pada saat melaksanakan tugasnya menjadi Polri yang betul-betul bisa dekat dengan masyarakat, bisa dipercaya masyarakat dan dicintai masyarakat. Ini adalah PR kita,” terangnya.

Kapolri juga menegaskan, tambah Zahwani Pandra Arsyad, personel kepolisian harus dapat melakukan diskresi kepolisian dan penggunaan kekuatan secara bertanggung jawab. Pasalnya, hal itu harus sesuai dengan asas legalitas, proporsionalitas, nesesitas (keperluan) dan akuntabilitas.

“Untuk itu, pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius. Mulai dari rekrutmen pendidikan dan promosi harus dilakukan transparan dan akuntabel. Kemudian harus dibentuk dan diciptakan karakter sesuai dengan tugas Polri dan tentunya harus menguasai ilmu pengetahuan yang baru,” imbuhnya.

Oleh: obin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *