Lewat Porprov, KONI Coba Gembosi Ridho

BANDARLAMPUNG-Pekan Olahraga Provinsi tinggal dua minggu. Namun, sosialisasi kegiatan olahraga paling bergengsi di Provinsi Lampung boleh dibilang tidak ada. Penggembosankah?
Masyarakat di Lampung belum banyak yang tahu tentang even bergengsi adu prestasi itu. Sangat disayangkan, dalam sosialisasi Porprov yang dihelat Pemerintah Provinsi Lampung sama sekali tak melibatkan media massa.

Menurut Humas KONI, Herman Afrigal, anggaran biaya untuk Humas tidak menempatkan media massa.

“Anggarannya tercatat Rp700 juta tapi untuk media massa tidak ada,” katanya, Jumat lalu.

Hal itu juga dibenarkan oleh Sekum KONI Margono. Menurutnya panitia hanya memasang spanduk di beberapa titik. Kondisi tersebut persis kegiatan 17-an di kampung-kampung.

Menurut praktisi politik Ramlan, sikap Humas seperti terkesan penggembosan terhadap Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. Alasannya, sebagai Humas seharusnya melibatkan media massa dalam sosialisasi.

“Tugasnya sudah jelas menyukseskan, sesukses-suksesnya perhelatan olahraga paling bergengsi di provinsi,” katanya, tadi malam.

Dia menjelaskan, momen inti sangat penting buat Gubernur Lampung. Oleh karena itu sosialisasi harus memborbardir. “Kalau hanya sosialisasi lewat spanduk, sama kaya 17-an dong.”

Menurut dia, Pekan Olahraga Provinsi minim, tak beda dengan Pekan Olahraga Nasional, hanya skupnya di provinsi.

Dia menduga Humas ikut bermain dengan calon lain sehingga meminimalisasi  sosialsasi Porprov.

“Wajar kalau saya berpikiran begini, mungkin masyarakat juga serupa dengan pemikiran saya.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *