Luka hingga Tertusuk Bulu Babi, Tim Dokkes Siaga di WSL Krui Pro

Pesisir Barat – (PeNa), Tim Kesehatan dari Subsatgas Dokkes Polda Lampung menunjukkan respons cepat dan profesional dalam memberikan pelayanan medis di lokasi kejuaraan internasional selancar World Surf League (WSL) Krui Pro 2025 yang digelar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (12/6/2025).

Sejak pagi, tim kesehatan menggelar apel dan langsung bersiaga di arena lomba. Layanan kesehatan diberikan kepada peserta, personel kepolisian, dan semua pihak yang terlibat dalam ajang bergengsi ini.

Bacaan Lainnya

Beberapa penanganan medis yang dilakukan antara lain terhadap personel Polri dan peserta dari berbagai negara. Di antaranya Bripda Delvio Wijaya yang mengalami luka robek di pelipis dan lecet di kaki akibat kecelakaan lalu lintas.

Petugas medis segera melakukan pembersihan luka dan jahitan untuk menghentikan pendarahan, serta memberikan obat antibiotik dan pereda nyeri.

Ipda Hengki Yuhanes yang mengeluh mual juga mendapat penanganan langsung di lokasi dengan pemberian obat sesuai diagnosa dyspepsia.

Sementara itu, peserta asal Jepang, Kei Kobayashi, mengalami luka akibat terkena batu karang. Luka langsung dibersihkan dan dirawat dengan cepat oleh tim medis.

Tak hanya itu, seorang peserta asal Australia, Nac, juga mendapat perawatan setelah mengeluhkan nyeri di telapak kaki akibat tertusuk bulu babi.

Tim medis segera melakukan pembersihan luka dan memberikan obat antiinflamasi serta penghilang nyeri.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa kehadiran tim Dokkes merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kelancaran dan keselamatan ajang olahraga internasional ini.

“Kami menyiagakan tim medis secara penuh di lokasi perlombaan, agar setiap insiden dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Kombes Yuni.

Dirinya juga menambahkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya diberikan kepada peserta, tetapi juga kepada personel kepolisian yang bertugas di lapangan.

“Tim Dokkes tidak hanya fokus pada peserta, namun juga memastikan kesehatan anggota Polri tetap prima selama pelaksanaan operasi pengamanan ini,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan dan respons cepat tim kesehatan merupakan bentuk nyata pelayanan humanis dari Polri dalam kegiatan internasional seperti WSL Krui Pro 2025.

“Event berskala dunia ini membawa nama baik Indonesia, dan kami ingin menunjukkan bahwa kita siap bukan hanya dari segi keamanan, tetapi juga dari pelayanan kesehatan,” tegas Kombes Yuni.

Ia pun mengapresiasi kerja cepat tim medis yang telah memberikan perawatan profesional kepada seluruh pihak yang membutuhkan.

“Kami mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang telah bekerja keras dan cepat dalam memberikan pertolongan di tengah padatnya aktivitas kejuaraan,” tutupnya.

Kehadiran tim kesehatan di lokasi kejuaraan menjadi salah satu kunci suksesnya pelaksanaan WSL Krui Pro 2025.

Penanganan yang cepat, tepat, dan humanis ini membuktikan kesiapan Polda Lampung dalam mendukung penuh setiap kegiatan internasional yang diselenggarakan di wilayah hukumnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *