Terungkap Praktik Koperasi Ilegal Penembak ASN di Metro, Korban Pinjam Rp1 Juta

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Polisi mengungkap dugaan praktik koperasi ilegal yang dijalankan Fajar Jaya Putra (FJ), pelaku penembakan ASN Kota Metro, Dedy Christian Agung. Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui membuka praktik simpan pinjam dengan bunga tinggi kepada masyarakat.

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung Kombes Indra Hermawan mengatakan, pihaknya kini mendalami aktivitas koperasi ilegal tersebut karena diduga berkaitan dengan motif penembakan terhadap korban.

Bacaan Lainnya

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terkait dugaan koperasi ilegal atau simpan pinjam ilegal yang dijalankan pelaku,” kata Indra, Senin (25/5/2026).

Menurut Indra, pelaku menawarkan pinjaman uang dengan syarat mudah, cukup menggunakan fotokopi KTP. Namun peminjam dibebankan bunga dan potongan administrasi yang cukup besar.

“Modusnya, masyarakat meminjam Rp1 juta, lalu harus mengembalikan Rp1,25 juta dalam lima minggu. Di awal juga dipotong biaya administrasi Rp100 ribu,” ujarnya.

Dalam kasus yang menewaskan Dedy Christian Agung, korban diketahui meminjam uang sebesar Rp1 juta kepada pelaku. Namun korban disebut menunggak pembayaran setelah cicilan pertama.

“Korban baru membayar sekali, lalu menunggak pada pembayaran kedua sampai kelima,” ungkap Indra.

Penyidik kini mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam praktik simpan pinjam ilegal tersebut. Polisi juga akan menelusuri sejauh mana aktivitas pelaku telah berjalan di wilayah Metro maupun daerah lain.

“Kami akan mengembangkan perkara ini, termasuk kemungkinan adanya masyarakat lain yang menjadi korban praktik simpan pinjam ilegal tersebut,” tegasnya.

Kronologi Penembakan

Penembakan terjadi di Jalan Khair Bras, Metro Barat, Sabtu (23/5/2026) malam. Pelaku datang menemui korban untuk menagih utang yang belum dibayarkan.

Percakapan keduanya memanas hingga berujung cekcok di pinggir jalan. Dalam situasi itu, pelaku menembak korban hingga mengenai bagian kepala. Korban sempat dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *