Merasa Difitnah, Rama Siap Laporkan Zahrial

P E S A W A R A N -(PeNa), Merasa difitnah, Rama Diansyah siap laporkan Zahrial (40)warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima ke pihak kepolisian di Bumi Andan Jejama, Minggu (14/09/2025).

 

Kepada pelitanusantara.co.id, Rama Diansyah mengatakan bahwa terpaksa harus menempuh jalur hukum karena yang bersangkutan sudah diluar batas kewajaran dalam memberikan statmen disejumlah media.

 

“Saya akan melaporkan balik Ryal dengan tuduhan fitnah, karena beberapa keterangan dia mengada-ada. Saya merasa dirugikan, pasti saya laporkan balik, karena saya menghargai negara kita ini negara hukum,” kata Rama, yang juga menjabat Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran.

 

Diterangkan, bahwa sekarang bekerja sebagai wartawan di salah satu media, sehingga narasi yang beredar dengan sumber Zahrial hanya ingin agar terlihat dramatis.

 

“Yang diangkat saya mantan anggota DPRD, padahal mereka tahu sudah beberapa tahun saya sudah tidak berpolitik, saya wartawan dan tersertifikasi dewan pers dengan kompeten di tingkat Madya, itu juga harus diluruskan,” terang dia.

 

Terkait dugaan fitnah yang ditujukannya, Rama menuturkan bahwa awalnya datang ke rumah Zahrial (Ryal) dengan tujuan mengkonfirmasi terkait pernyataan Ryal yang membuat dirinya dipanggil penyidik Polda Lampung.

 

“Jadi harus diluruskan, saya ke rumah Ryal tujuannya menanyakan apa dasar dia bilang bahwa akun Facebook atas nama Rama Saputra itu adalah Rama Diansyah, karena keterangan Ryal itu membuat saya dipanggil, dan clear terkonfirmasi bahwa keterangan Ryal di penyidik itu hanya tuduhan tanpa dasar,” kata dia.

 

Karena merasa dituduh dengan keterangan mengada-ada, Rama berinisiatif menemui Ryal namun saat dihubungi melalui ponselnya tidak mendapat kejelasan sehingga kemudian mendatangi rumah Zahrial.

 

“Saya datang baik-baik, mengucapkan salam dan dibukakan pintu, saat itu saya liat istrinya sedang tidur-tiduran jadi saya ajak Ryal ngobrol di luar rumah namun dia mengatakan di dalam saja, karena itu saya masuk karena dia yang meminta ngobrol di dalam,” ujar dia.

 

“Setelah itu saya tanya ke dia apa dasarnya dia bilang saya sebagai pemilik akun Facebook atas nama Rama Saputra, lalu saya ajak ngobrol diluar lagi karena saya lihat ada istrinya, dimana penganiayaannya? Saya juga bingung kalau disebut menganiaya,” tegas dia.

 

Sayangnya, ketika Zahrial dihubungi untuk dikonfirmasi di nomor 08127263××× tidak dapat menjawab dengan nada tidak aktif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *