Musim Kemarau Picu Kenaikan Harga Bahan Pokok di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – (PeNa), Harga sejumlah bahan pokok di Bandar Lampung mengalami kenaikan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Terbatasnya pasokan bahan pangan disebabkan oleh gangguan produksi pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

Di Pasar Way Halim dan Pasar Tempel Sukarame, harga komoditas pangan terutama sayuran mengalami kenaikan signifikan. Para pedagang mengungkapkan bahwa kenaikan terjadi pada sayuran seperti bayam, kangkung, dan wortel akibat berkurangnya pasokan dari petani.

Bacaan Lainnya

“Harga cabai dan bawang masih cukup stabil, namun harga sayuran naik 20-50 persen. Wortel yang biasanya Rp6.000 per kilogram kini menjadi Rp9.000,” ujar Sri Putra, salah satu pedagang saat di temui di pasar Way Halim, Senin (23/9/2024).

Kenaikan harga ini telah dirasakan pedagang sejak pekan lalu dan berdampak langsung pada konsumen. Banyak pelanggan mengeluhkan harga yang semakin tinggi akibat musim kemarau.

“Kenaikan harga sayuran sudah terasa sejak minggu lalu, dan ini mempengaruhi daya beli konsumen. Harga yang mahal membuat minat pembeli menurun,” kata El, pedagang lainnya.

Para pedagang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan dari petani karena produksi terganggu oleh cuaca kering. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama rumah tangga dengan pendapatan menengah ke bawah yang semakin tertekan oleh biaya kebutuhan sehari-hari.

Erlina, seorang ibu rumah tangga, mengaku kesulitan mengatur biaya belanja karena harga bahan pokok yang meningkat. “Saya terpaksa mengurangi pembelian bahan pokok. Kenaikan harga membuat saya harus lebih bijak mengatur pengeluaran sehari-hari,” ungkapnya.

Warga berharap agar kenaikan harga ini tidak berlangsung lama, khususnya untuk bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Musim kemarau yang berkepanjangan ini diharapkan segera berakhir agar harga bahan pangan dapat kembali stabil. (Albina/Putri).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *