P E S A W A R A N -(PeNa), Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira mengolahragakan masyarakat Bumi Andan Jejama dengan Senam Cakep di Lapangan Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima,Ahad (21/07/2024).
Senam massal tersebut telah berlangsung disejumlah desa yang ada di Kabupaten Pesawaran guna mempengaruhi hidup sehat. Gerakan masyarakat hidup sehat tersebut dilakukan dengan menyasar kaum perempuan dengan harapan mampu membugarkan tubuh agar terhindar dari sejumlah penyakit.
Ketua Relawan Persatuan Sobat Nanda (Pesona) Kabupaten Pesawaran Devi Meliasari Rama mengatakan bahwa senam Cakep hari ini merupakan titik yang ke 10 yang di ikuti ratusan peserta dari 16 desa yang ada di Kecamatan Way Lima.
“Senam Cakep ini dilakukan untuk menjaga kebugaran jasmani. Selain itu antusias ibu- ibu di Kecamatan Way Lima sangat luar biasa, dan kompak semangatnya pun power full,” kata Devi.
Menurutnya, antusias peserta senam sangat luar biasa sehingga pada hari ini peserta senam cakep yang hadir lebih dari 200 orang melebihi target yang seharusnya peserta senam hanya 160 orang dari 16 desa,” ujarnya.
Ia berharap, tradisi senam massal tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat. Selain itu kegiatan senam Cakep bersama Nanda Indira ini juga menjadi wadah silaturahmi bersama.
“Semoga relawan pesona Pesawaran ini terus menjadi wadah untuk kegiatan- kegiatan yang positif menuju Pesawaran Cakep,” ujarnya.
Menanggapinya, Rodiah salah satu peserta Senam Cakep mengatakan bahwa senam Cakep yang diikutinya dapat menjadikan tubuh lebih bugar dan fresh serta meningkatkan semangat hidup dalam beraktifitasnya.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Nanda, dengan adanya Senam Cakep ini, semoga kegiatan ini terus berjalan, dan kami doakan, Relawan Pesona Pesawaran dan ibu Nanda Indira dapat menjadikan Kabupaten Pesawaran bertambah Cakep,” kata dia.
Untuk diketahui, senam Cakep merupakan olah raga massal yang diinisiasi Nanda Indira dalam rangka memasyarakatkan olah raga dengan tetap menjaga pola hidup yang sehat. Belakangan, olah raga tersebut menjadi kebiasaan masyarakat di desa desa di Bumi Andan Jejama.
oleh: Sapto firmansis






