Bandar Lampung (PeNa)-DPD PDI Perjuangan Lampung mengaku heran dengan orang dekat Calon Gubernur (Cagub) Herman HN yakni Rachmat Husen DC dan Resmen Khadafi, keduanya hampir disetiap kesempatan kerap menjadi juru bicara Pasangan Calon (Paslon) nomor urut dua baik melalui diskusi publik atau media.
Meski tidak ditunjuk sebagai liason Officer (LO) pemenangan calon, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang dikenal paling kritis dan berdemo soal kasus korupsi Dispenda tahun 2012 lalu yang diduga melibatkan Herman HN itu tetap mengeluarkan pernyataan dan mengklaim sebagai Jubir Walikota Bandar Lampung.
Sementara Sekretaris PDIP Lampung, Mingrum Gumay usai acara rapat kerja yang digelar Bawaslu Lampung di gedung Bawaslu, Rabu (7/3) menegaskan jika Tenaga Ahli Walikota itu tidak tercatat sebagai LO yang didaftarkan Pasloin Herman-Sutono di KPUD Lampung.
“PDI Perjuangan sebagai partai pengusung Herman-Sutono tidak menggunakan Jubir, dan Rchmat Husen juga bukan LO yang didaftarkan partai ke KPU,”jelas Mingrum.
Mingrum menambahkan, pernyataan yang di katakan Rachmat Husen dan Resmen Khadafi dalam konteks Pilgub tidak mewakili pasangan nomor urut dua, karena LO yang telah di daftarkan ke KPU terdapat empat orang dan nama keduanya tidak termasuk.
“ LO yang resmi dari pasangan Herman-Sutono Cuma empat orang dan nama mereka berdua tidak ada. Saya juga tidak tahu kenapa sepertinya mereka seolah-olah mewakili dari Cagub-Cawagub yang kami diusung dari partai,”ucapnya.
Senada, LO Ridho-Berbhakti, Levi Tuzaidi meminta Bawaslu dan KPU tegas menyangkut Rachmat Husen dan Resmen Khadafi yang tidak tercatat resmi sebagai tim LO.
“KPU dan Bawaslu seharusnya menolak jika nantinya mereka menjadi wakil dari pendaftaran kampanye atau kegiatan lainj dalam konteks Pilgub,”tegas kader Demokrat.
Semntara Rachmat Husen saat di konfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan jika Ia bukan sebagai LO yang yang ditunjuk dari partai pengusung, kendati demikian Ia mengaku jika kehadirannya di beberapa acara memang ditugaskan Herman HN untuk mewakili.
“ Saya tidak mau membantah apa yang dikatakan oleh Bang Mingrum kalaupun saya tidak diakui sebagai juru bicara ya tidak apa-apa, akan tetapi jika dalam sejumlah agenda saya berbciara di forum mewakili Herman HN karena memang diberikan tugas oleh beliau untuk mewakili juga sekaligus sebagai juru bicara,”singkatnya.






