Pengurus BMPS Pesawaran Jangan Memegang Tongkat Ajaib

PESAWARAN-(PeNa), Pengurus baru Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Pesawaran jangan memegang tongkat ajaib,tongkat dilempar jadi tanaman.

Demikian dikemukakan Ketua BMPS Provinsi Lampung Abdul Hamid kepada pengurus yang baru dilantik di Desa Karangrejo Kecamatan Negeri Katon, Senin (29/04).
Menurutnya, Sumardi selaku pengurus BMPS harus bisa  merangkul seluruh elemen untuk memajukan dunia pendidikan. Dan kepada pengurus yang baru, harus bisa menjalin kerja sama simbiosis mutualisme dengan pemerintah maupun instansi lain.
“Jangan kita memegang tongkat ajaib, tongkat dilempar jadi tanaman kalau tidak diikuti kerja keras dan perjuangan. Harus kita tunjukkan ke daerah lain di Indonesia, ” ujar dia.
Pelantikan pengurus BMPS masa bhakt 2019-2023 dilakukan oleh Ketua BMPS Provinsi Lampung Abdul Hamid dengan disaksikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran M. Nasir.
Ketua Umum BMPS Provinsi Lampung Abdul Hamid yang juga menjabat Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan hari ini tindak lanjut  Muskab II beberapa waktu lalu.
“Kemarin, kita terima Anugerah Award Ing ngarso sung tulodho dari BMPS Nasional tahun 2017 kepada Bupati Pesawaran yang telah berhasil membina BMPS. Untuk itu, kita harus bisa meningkatkan kinerja dan kualitas BMPS, ” kata dia.
Melengkapinya, Ketua Pembina BMPS Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan SMK di wilayahnya, kedepan harus bisa membuat produk semisal membuat motor.
“Kita rencanakan itu, kedepan harus memiliki produk misalnya motor. Karena, pemda sendiri banyak menggunakan motor diantaranya motor untuk mengankut sampah, ” kata dia.
Ia menerangkan, BMPS adalah gabungan orang-orang yang dalam kehidupannya berkutat tentang pendidikan. Implementasi BMPS ketengah masyarakat harus benar benar dirasakan.
“Kedepan, kita buat pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar keseimbangan antara negeri dengan swasta terjadi. Semua harus saling koordinasi agar bisa bersaing dengan sehat dan berkualitas, ” ujar dia.
Kedepan, sosialisasi tentang sekolah swasta harus lebih ditingkatkan dengan mempergunakan tenaga pengajar yang berkualitas.
“Pencitraan yang dilakukan swasta masih kurang, masih kalah dengan sekolah negeri. Untuk itu, kedepan harus lebih ditingkatkan dengan tenaga pendidik yang berkualitas, ” tutur dia.
BMPS adalah mitra Pemda dalam meningkatkan dunia pendidikan. Kedepan, harus bisa melakukan pencitraan yang rasional dan terjangkau masyarakat.
Dikesempatan tersebut, Janji pengurus BMPS diantaranya senantiasa menjunjung tinggi kehormatan RI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika serta semangat sumpah pemuda. Kemudian, bersedia menyiapkan tenaga dan pikiran untuk kemajuan BMPS kedepan.
Sayangnya, Ketua BMPS Kabupaten Pesawaran Sumardi enggan dimintai statmen terkait kepengurusan yang dijabatnya. Apakah kedepan akan lebih baik atau sebaliknya hanya menjadi alat untuk mendongkrak nama baik yayasan yang dimilikinya.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *