PRINGSEWU-(PeNa), Sejumlah persoalan dan program kerja dibahas dalam Rapat Koordinasi bulanan Pemerintah Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Kantor Sekretariat Pemkab setempat, Selasa (24/09/2019).
Hadir dikegiatan tersebut, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dan Sekretaris Daerah A.Budiman, para staf ahli serta kepala OPD dan camat. Rakor tersebut dipandu oleh Asisten Bidang Pemerintahan Andi Wijaya.
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengharapkan agar ada hari kerja dimana hari tersebut menjadi ‘hari tidak kemana-mana’. Fauzi mengusulkan dipilih hari Senin, dan di hari tersebut tidak ada kegiatan di setiap OPD, serta tidak ada yang melakukan DL, terkecuali yang sifatnya sangat urgen dan mendesak.
“Waktu tersebut akan kita pergunakan untuk saling berkoordinasi satu sama lain, termasuk dengan DPRD. Kita perlu sepakati bersama. Hal seperti ini sudah dilaksanakan di beberapa kementerian,” kata Fauzi.
Wabup juga menyoroti masalah limbah plastik. Oleh karena itu ia mengajak semua jajaran Pemkab Pringsewu untuk dapat mengurangi sampah plastik dengan mengurangi penggunaan barang terbuat dari plastik.
“Minimal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu agar di setiap acara-acara tidak lagi menggunakan air mineral dalam kemasan botol,” ujar dia.
Selain itu, Wabup Pringsewu juga mengungkapkan bahwa Kas Daerah Kabupaten Pringsewu sudah bertambah, dimana pemerintah daerah juga sudah menjalin kerjasama dengan Bank BRI selain Bank Lampung.
Melengkapinya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu A.Budiman juga mengatakan bahwa logo dan maskot MTQ Provinsi Lampung ke-48 Tahun 2020 rencananya akan dilaunching bertepatan dengan Hari Santri Nasional.
Selain itu, ia meminta Dinas PUPR untuk segera menganggarkan pembangunan Kantor Camat Pringsewu pada tahun 2020 mendatang di lokasi ex SD Negeri 2 Pringsewu Barat di Jalan Veteran Pringsewu.
Terkait hal tersebut, Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan mengatakan bahwa lokasi ex. SDN 2 Pringsewu Barat saat ini dipergunakan sebagai gedung B oleh SMPN 1 Pringsewu terkait kekurangan lokal atau ruang belajar di sekolah tersebut.
Oleh karena itu, Camat Pringsewu menawarkan lokasi alternatif untuk dibangun Kantor Camat Pringsewu yakni di Pekon Sidoharjo, dimana menurut Camat Pringsewu, pemerintah dan masyarakat Pekon Sidoharjo siap menghibahkan lahan untuk pembangunan Kantor Camat Pringsewu tersebut.
Di sisi lain, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Pringsewu Andi Wijaya menyampaikan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menyetujui pembentukan Kepolisian Resor (Polres) Pringsewu.
Ia meminta seluruh jajaran untuk mempersiapkan segala sesuatunya terkait pembentukan dan pembangunan Polres Pringsewu tersebut.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi menanggapi pengurangan sampah plastik, bahwa pihaknya juga telah melakukan upaya tersebut dengan mengurangi penggunaan air mineral dalam kemasan botol plastik.
Sebagai contoh, Heri menyebut SMPN 3 Gadingrejo dan SMPN 4 Pringsewu yang tidak lagi menggunakan air mineral dalam kemasan botol atau gelas plastik, dimana pihak sekolah telah menyediakan air mineral dalam galon, dan setiap guru atau murid membawa gelas masing-masing.
Oleh: sapto firmansis






