Polda Lampung Limpahkan Enam Tersangka Joki CPNS ke Kejati

BANDARLAMPUNG (PeNa) – Polda Lampung telah menyelesaikan tahap kedua penyidikan kasus joki CPNS Kejaksaan 2023 dengan menyerahkan enam tersangka kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, menyatakan bahwa pelimpahan ini dilakukan setelah Ditreskrimsus Polda Lampung menuntaskan penyelidikan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung melimpahkan tersangka dan berkas perkara kasus joki CPNS Kejaksaan 2023, dengan total enam tersangka, ke Kejati Lampung,” ujarnya pada Kamis (6/6/2024).

Adapun identitas para tersangka adalah RDS, ABN, IG, RA, KYP, dan BO. Umi menjelaskan, peran para tersangka dalam kasus ini bervariasi, mulai dari perekrut hingga joki.

“Peran mereka berbeda-beda. IG, RA, BO, dan KYP bertindak sebagai koordinator serta perekrut joki, membuat identitas palsu, dan kartu ujian palsu. Sementara itu, RDS dan ABN berperan sebagai joki yang mengikuti ujian,” jelasnya.

Umi juga menyebutkan bahwa tidak semua tersangka adalah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB).

Beberapa di antaranya adalah alumni dari universitas tersebut dan satu tersangka adalah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Yang masih aktif sebagai mahasiswa ITB ada dua, yaitu RDS dan ABN. IG, RA, dan BO adalah alumni ITB, sementara KYP adalah alumni UGM,” terang Umi.

Kasus ini terungkap setelah penangkapan tersangka RDS yang lebih dulu tertangkap.

RDS tertangkap basah saat beraksi pada Senin, 13 November 2023, di Graha Achava Join, Rajabasa, Bandar Lampung.

Aksinya gagal karena tidak lolos pemeriksaan face recognition sebelum memasuki ruang ujian.

Penangkapan RDS kemudian mengarah pada penangkapan pelaku lainnya oleh pihak kepolisian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.