MESUJI-(PeNa), Jajaran Tekab 308 Polres Mesuji amankan pemetik sepeda motor yang kerap meresahkan masyarakat di Register 45 Sungai Buaya, Kelompok Tugu Roda, Mesuji pada Jumat (16/05) lalu.
Pelaku tersebut adalah tersangka Deni Saputra (21) warga Desa Bakung Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang. Ia ditangkap tanpa perlawanan dan berdasarkan laporan kepolisian oleh korban atas nama Sarwono (37) warga Desa Suka Agung Kecamatan Way Serdang.
Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo melalui Kasat Reskrim AKP Dennis mengatakan bahwa jajarannya telah mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) setelah menerima laporan korban.
“Berdasar laporan LP/B/131/lv/2019/PLD LPG/RES MESUJI tersebut, kemudian kita lakukan penyelidikan dan hasilnya kita amankan pelaku berikut barang bukti, ” kata Dennis, Sabtu (18/05).
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti satu unit sepeda Motor Honda Revo Fit bewarna Hitam Merah tanpa plat nomor polisi.
“Barang bukti yang kita amankan hanya sepeda motor yang diduga hasil pencurian. Sementara itu, barang bukti berupa hand phone sudah tidak pada pelaku lagi, ” ujar dia.
Untuk mempermudah pemeriksaan, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Mesuji. Penyidik juga terus melakukan pengembangan kasus tersebut guna mengetahui apakah ada jaringan lain atau tidak.
Kepada pelaku tersebut, penyidik akan mengenakan Pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya adalah paling lama sanksi pidana penjara tujuh sampai sembilan tahun.
Kasat reskrim juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dikabupaten Mesuji khususnya yang memiliki kendaraan Roda dua agar berhati hati,tidak asal memakirkan kendaraannya dan harus tetap waspada.
Terpisah, korban Sarwono mengaku bahwa yang digondol pelaku tersebut adalah sepeda motor berikut hand phone merek Samsung tipe J2 miliknya.
“Saat itu saya masih nderes karet dikebun, saya melihat dari kejauhan pelaku mengambil motor saya dengan cara merusak konci kontak menggunakan alat yang saya tidak tau namanya, kemudian menstarter motor dan membawanya pergi,” ungkap dia.
Oleh: wayan swastika






