Polisi Inginkan Santri Mengerti Narkoba

PESAWARAN-(PeNa), Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran menginginkan santri mengerti tentang bahaya narkoba dan  bullying serta bahaya penyalahgunaan gadget.
Untuk mencapai hal tersebut, Sat Binmas Polres Pesawaran melakukan penyuluhan kepada santri atau peserta didik yang baru masuk di Pondok pesantren (Ponpes) Daarus Saadah Desa Taman Sari  Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (16/07).
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan bahwa penyuluhan tersebut penting dilakukan agar santri atau siswa yang baru masuk sekolah tersebut dapat memahami bahayanya sehingga kedepan bisa terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
“Ya,giat Sat Binmas Polres Pesawaran hari ini dilaksanakan oleh Polda Lampung Aipda Fahrijal Juarsya selaku Kanit Bintibmas, Bripka Aldias selaku Ba Unit Binkamsa, Brigpol Sisca selaku Ba unit polmas dan Bripda Arif selaku Ba  Unit Bintibmas, ” kata dia.
Menurutnya, empat petugas tersebut memberikan penyuluhan tentang penyalahgunaan Narkoba dan Bullying serta bahaya penyalahgunaan Gadget di Ponpes Daarussaadah dengan diikuti sedikitnya 80 santri.
“Harapan dari kegiatan tersebut adalah agar para santri mengerti apa itu narkoba serta tidak mencoba-coba untuk menggunakan narkoba. Kemudian, para santri diharapkan mengerti apa itu Bullying dan tidak dilakukan terhadap sesama siswa. Lalu terakhir adalah para santri tidak menyalahgunakan gadget atau handphone, ” tegas dia.
Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di 10 SMP dan SMA di Kabupaten Pesawaran di masa pengenalan lingkungan sekolah, tentunya dengan peserta adalah siswa atau santri yang baru saja lolos pendaftaran di sekolah tersebut.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *