Posisi Greysia/Nitya Digantikan Pasangan Malaysia

Posisi ganda puteri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari di Dubai World Superseries Finals akan digantikan pasangan Malaysia, Vivian Hoo/Woon Khe Wei,

Greysia/Nitya terpaksa absen dalam turnamen yang akan berlangsung 14-18 Desember ini karena Nitya harus menjalani operasi cedera lutut yang telah lama diderita.

Dengan absennya Nitya/Greysia, Indonesia hanya akan mengirim empat wakil yang terdiri dari dua ganda putera dan ganda campuran. Ganda putera diwakili  Gideon Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Angga Pratama-Ricky Karanda Suwardi. 

Sementara di nomor ganda campuran, Indonesia diwakili Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Praveen Jordan/Debby Susanto. 

Tahun lalu, Indonesia meraih satu gelar juara melalui ganda putera Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Sementara Jepang kebagian dua gelar dan China serta Inggris masing-masing satu gelar juara.

Tahun ini, Superseries Finals juga kehilangan dua pemain utama China, Chen Long dan ganda putera Fu Haifeng/Zhang Nan. Kedua wakil China gagal lolos ke Dubai dan menolak tawaran wild card sebagai peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu.

Posisi Chen Long  akan digantikan  pemain Hong Kong, Hu Yun. Sementara posisi  Fu/Zhang akan ditempati oleh  rekan senegara mereka  Li Junhui/Liu Yuchen.

Hu Yun, 35, menempati peringkat 9 dalam peringkat Superseries. Ia akan bergabung dengan rekan senegaranya, Angus Ng ka Long, Lee Chong Wei (Malaysia), Son wan-ho (Korea), Marc Zwiebler (Jerman), Tian Houwei (China) serta dua pemain Denmark, jan O. Jorgensen dan Viktor Axelsen.

Wakil Indonesia di nomor ganda putera, Gideon Marcus Feenaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi akan bergabung dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), Chai Biao/Hong Wei (China) serta dua ganda Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding dan Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Sementara  wakil di ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Praveen Jordan/Debby Susanto, akan bertemu  lawan-lawan berat seperti Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (Korea), Lu Kai/Huang Yaqiong (China), Joachim G. Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark), Zheng Siwei/Chen Qingchen (China), Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang) serta juara bertahan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris).

Read more at http://olahraga.kompas.com/read/2016/12/12/23223421/posisi.greysia.nitya.digantikan.pasangan.malaysia.#iyylcSEiiT6iKH5T.99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *