Pringsewu Terus Budayakan Tertib Buang Sampah Pada Tempatnya

 

PRINGSEWU-(PeNa), Diawali dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, budaya tertib membuang sampah pada tempatnya terus ditekankan ke masyarakat secara keseluruhan. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah A.Budiman, Minggu (16/9).

Menurutnya, momentum peringatan Hari Pungut Sampah Sedunia (World Clean-up Day) 2018 merupakan penegasan kepada semua agar menjaga kebersihan. “Dalam keyakinan, kebersihan adalah sebagian dari iman. Artinya, momemtum kemarin sesungguhnya sudah sejak dulu dilaksanakan, ” ujar dia.

Diketahui, pada Jumat (14/9) kemarin ratusan ASN di Lingkungan Pemda Kabupaten Pringsewu bersama para pelajar dan masyarakat melaksanakan kegiatan aksi memungut sampah disejumlah ruas jalan di Kota Pringsewu.

Beberapa ruas jalan yang menjadi lokasi aksi gerakan pungut sampah ini yakni kawasan alun-alun Pendopo Kabupaten Pringsewu, Tugu Bambu, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Veteran, Jalan Sakti Raya, dan Jalan Satria, kemudian Jalan Olahraga, Jalan Kejaksaan hingga komplek GOR Bumi Jejama Secancanan, Kuncup, Pringsewu Barat.

Terpisah, menurut Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu Emil Riady sebagai inisiator kegiatan, sejarah gerakan World Clean Up Day sebetulnya lahir 10 tahun lalu di Estonia, dimana ketika itu sebanyak 5 % dari total warga Estonia yang berjumlah 1,341 juta jiwa keluar rumah untuk membersihkan sampah yang dibuang sembarangan di seluruh negara hanya dalam hitungan jam.

Hal ini menjadi imajinasi semua orang di seluruh dunia, yang menjadi inspirasi untuk mengikutinya dengan formula yang sama, yakni one country one day.

Hal inilah yang menjadi awal gerakan masyarakat global, let’s do it world, yang telah menyebar dan berkembang, serta menyatukan semua orang di seluruh dunia untuk bersama-sama membersihkan sampah dari planet bumi ini. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *