PWI PESAWARAN Kecam Kapolres Way Kanan

PESAWARAN- (PeNa), Gelombang kecaman pada perilaku buruk yang diduga dilakukan Ajun Komisaris Besar Budi Asrul Kurniawan selaku Kepala Kepolisian Reaort (Kapolres) Way Kanan kepada wartawan terus bergulir. Diantaranya kecaman yang dilakukan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Pesawaran, Erda Nizar.
Kepada media, Erda Nizar mengatakan mengecam tindakan Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan atas tindakan kasar yang diduga dilakukannya. “Kami mengecam apa  yang telah dilontarkan pak Kapolres Way Kanan, terhadap beberapa media saat meliput penertiban mobil pengangkut batu bara oleh kelompok masyarakat di pos mawar, Simpang 4, Blambangan Umpu hari minggu kemarin, telah mengucapkan kalimat yang kami anggap tidak beretika dihadapan Dedy (wartawan Radar Tv) dan Dian Firasata (wartawan Tabikpun.com),” kata dia,Senin (28/8).
Dijelaskan, sebagai aparat penegak hukum seyogyanya tidak mengucapkan kata-kata kasar. Baik dilakukan kepada wartawan maupun orang lain, karena polisi bertugas melayani,mengayomi dan melindungi masyarakat. Tidak berlebihan rasanya, apa bila Kapolri Jendral Tito Karnavian bisa mencopot pejabat tersebut. “Dan kami menuntut Kapolri segera mencopot kapolres tersebut dari jabatannya,” jelas dia, diruang kerjanya.
Ditegaskan Ketua PWI yang akrab disapa Bang Nizar tersebut,bahwa wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi undang-undang dan berperan sebagai pilar ke-empat dalam berdemokrasi.”Seorang wartawan atau pencari berita dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh UU Pers NO 40 tahun 1999 serta menggunakan kode etik jurnalistik, jadi yang sangat kami sayang kan ucapan pak Budi yang telah meremehkan profesi seorang jurnalis. Jadi kami berharap pak Kapolri melalui Kapolda Lampung agar segera mencopot AKBP Budi Asrul Kurniawan dari jabatan Kapolres,” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *