PWI Pesawaran Peduli Korban Banjir

PESAWARAN (PeNa)-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  perwakilan Kabupaten Pesawaran dirikan posko sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir. Posko dibuat dihalaman Kantor Sekertariat Jalan Satria No. 43 Bagelen Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. 
Ketua PWI Pesawaran, Erdanizar mengatakan bahwa didirikannya posko dihalaman kantor dengan maksud mempermudah pelayanan kepada warga korban bencana banjir.”Sebagai makhluk sosial, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu antar sesama. Apalagi, Desa Bagelen adalah termasuk parah terkena luapan banjir bandang. Jadi akan mempermudah pelayanan kepada warga yang menjadi korban bencana tersebut, ” kata dia, Rabu (21/2).
Menurutnya, PWI sangat tanggap pada bencana ini yakni dengan membantu warga saat evakuasi dan menampung keluarga yang rumahnya hancur akibat terjangan banjir. “Kita sangat tanggap dan prihatin, untuk itu kemarin hari pertama kejadian sudah lakukan evakuasi dan menampung keluarga yang rumahnya hancur kena banjir, ” terang dia. 
Hal tersebut juga sama diungkapkan Koordinator Posko, Eri Yulyadi bahwa kepedulian PWI dalam menangani korban bencana banjir telah dilakukan sejak peristiwa terjadi. “Bukan saja baru sekarang, sejak kemarin juga PWI Pesawaran sudah banyak berbuat. Karena memang kita peduli dan sangat prihatin dengan musibah ini. Tadi juga sudah kita terima donasi berupa uang, mie instan enam dus dan pakaian layak pakai. Besok rencananya akan kita distribusikan setelah kita data, ” ujar Eri. 
Eri pun menghimbau kepada masyarakat luas untuk dapat menyisihkan hartanya guna membantu saudara-saudara yang menjadi korban bencana banjir. “Kita himbau kepada masyarakat luas untuk dapat membantu dengan menyisihkan sedikit hartanya dan disumbangkan kepada saudara-saudara yang terkena musibah banjir. Jika perlu, silahkan hubungi nomor 085351769999 atau langsung datang ke posko dihalaman PWI, ” pinta dia. 
Dijelaskan, dalam menerima dan mendistribusikan bantuan, posko tersebut juga bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Wiyono, Remaja Islam Masjid (Risma) Ar-Rohmah, Komunitas Club mobil CRV G2 Brotherhood, Alumni SMPN 1 Gedongtataan 88, KBHC CB Pesawaran.”Kita semua harus bahu membahu untuk meringankan beban saudara kita yang terkena musibah bencana banjir, ” pungkasnya. PeNa-spt. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *