BANDARLAMPUNG – (PeNa), Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, menekankan pentingnya peran aktif seluruh stakeholder dalam menjaga integritas pemilihan serentak 2024.
“Kami berharap melalui rapat koordinasi ini, kita semua dapat berkolaborasi secara maksimal untuk memastikan pemilu berjalan lancar dan mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak proses demokrasi,” ujar Iskardo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Stakeholder Pengawasan Pemilihan Serentak di Provinsi Lampung, Kamis (22/08).
Iskardo menegaskan, Bawaslu akan mematuhi seluruh aturan yang berlaku dalam melaksanakan tugas pengawasan Pilkada. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan semua pihak terkait berperan aktif dan memiliki persepsi yang sama demi mewujudkan pemilihan yang Luber (langsung, umum, bebas, rahasia), Jurdil (jujur, adil), dan demokratis pada 2024.
Iskardo juga menyoroti tugas utama Bawaslu, yakni pencegahan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.
“Kami mengapresiasi dedikasi Pj. Gubernur Lampung dalam menjaga netralitas ASN selama tahapan Pilkada,” tambahnya.
Bawaslu Lampung telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder terkait pengawasan tahapan Pilkada, mulai dari pemutakhiran data pemilih hingga persiapan pengawasan pencalonan yang dijadwalkan pada 27-29 Agustus 2024.
Koordinasi ini dianggap krusial untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai aturan dan meminimalisir pelanggaran.
Selain itu, Bawaslu Lampung juga tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) bersama Kejaksaan dan Kepolisian untuk menangani pelanggaran yang berpotensi berujung pada pidana.
“Tugas Bawaslu adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam pelanggaran hukum selama Pilkada,” jelas Iskardo.
Iskardo menekankan pentingnya perhatian pada Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk meminimalisir potensi kerawanan. Tantangan seperti politik uang, masalah data pemilih di daerah khusus, penyebaran hoax, netralitas ASN, dan politik identitas menjadi fokus utama yang harus diatasi bersama.
“Kami berharap, melalui diskusi intensif ini, kita dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut,” ujarnya.
Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, menyampaikan harapannya agar rapat ini berlangsung efektif dan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar stakeholder hingga Pilkada selesai.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas selama masa pemilihan, mengingat Lampung kini menjadi tujuan wisata utama yang berkembang pesat di berbagai sektor.
Samsudin juga menyoroti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Pilkada dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi di jalanan.
“Saya berpesan kepada TNI/Polri dan BIN untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memantau kondisi sosial di Lampung,” jelasnya.
Dalam acara tersebut, hadir pula Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Pj. Gubernur Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.






