Kejari Tulang Bawang Geledah Kantor Bawaslu, Dugaan Korupsi Anggaran Pemilu 2023–2024

Tulang Bawang – (PeNa), Suasana di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mendadak tegang, Selasa (11/11/2025). Tim penyidik dari Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tulang Bawang melakukan penggeledahan besar-besaran terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran tahun 2023 hingga 2024.

Penggeledahan berlangsung di kantor Bawaslu yang beralamat di Jalan Cendana No.249, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala. Tim penyidik memeriksa sejumlah ruangan dan mengamankan berbagai dokumen pertanggungjawaban serta barang elektronik yang diduga berkaitan dengan penyimpangan anggaran.

Bacaan Lainnya

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, Rachmat Djati Waluya, membenarkan langkah penggeledahan tersebut. “Tindakan ini kami lakukan sebagai bagian dari proses penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran Bawaslu Tulang Bawang tahun 2023 sampai 2024,” ujarnya.

Menurut Rachmat, penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Tulang Bawang Nomor: PRINT-03/L.8.18/Fd.1/09/2025 tertanggal 24 September 2025. “Semua prosedur dilakukan sesuai ketentuan hukum. Kami bergerak berdasarkan surat perintah resmi dan bukti awal yang cukup,” tegasnya.

Dalam penggeledahan itu, penyidik memeriksa berbagai ruang kerja di kantor Bawaslu, termasuk bagian keuangan dan sekretariat. “Dari lokasi, kami mengamankan sejumlah dokumen pertanggungjawaban keuangan dan beberapa barang elektronik yang diduga digunakan dalam pengelolaan dana,” ungkap Rachmat.

Ia menambahkan, barang bukti tersebut kini telah diamankan di Kantor Kejaksaan Negeri Tulang Bawang untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Seluruh barang dan dokumen yang kami bawa akan kami teliti dan cocokkan dengan laporan keuangan Bawaslu. Tujuannya untuk memastikan apakah ada indikasi penyalahgunaan anggaran,” jelasnya.

Rachmat juga menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan langkah awal untuk mengungkap secara utuh dugaan korupsi di tubuh Bawaslu. “Kami akan bekerja profesional dan transparan. Jika nanti ditemukan bukti yang cukup, tentu akan kami tindaklanjuti dengan pemanggilan pihak-pihak terkait,” katanya.

Ia pun mengimbau semua pihak untuk kooperatif. “Kami berharap seluruh pejabat dan staf Bawaslu dapat memberikan dukungan penuh agar proses hukum berjalan lancar dan objektif,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.