Razia di Tempat Hiburan Malam: 14 Orang Positif Narkoba Jalani Rehabilitasi

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Sebanyak 14 orang yang terjaring razia di Tempat Hiburan Malam (THM) di Bandar Lampung dan dinyatakan positif narkoba telah menjalani proses asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Kamis (14/11/2024).

Mereka akan menjalani rehabilitasi rawat jalan, termasuk Manajer Karaoke De’Amore berinisial J dan istrinya, I, meski alat hisap sabu ditemukan dalam razia tersebut.

Bacaan Lainnya

Plt Kasi Intel BNNP Lampung, Surya, membenarkan bahwa hasil asesmen dari Tim Asesmen Terpadu (TAT) terkait 14 orang tersebut telah rampung dan diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Lampung.

“Hasil asesmen sudah keluar kemarin dan telah diserahkan ke Polda Lampung. Silakan konfirmasi lebih lanjut ke pihak mereka,” ujar Surya, Jumat (15/11/2024).

Sementara itu, Dirnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Irfan Nurmansyah belum memberikan komentar terkait kelanjutan kasus tersebut.

Razia yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Lampung bersama BNNP Lampung dan TNI pada Minggu (10/11/2024) menyasar tujuh lokasi THM, yaitu De’Amore KTV, Tanaka KTV & Lounge, Vill House, Hevn, Nudi Eat Drink Leisure, Master Piece, dan Bonanza. Dalam razia itu, petugas melakukan tes urine terhadap seluruh pengunjung, termasuk para pemandu lagu (LC).

Sebanyak 28 orang awalnya diamankan dan dibawa ke Mapolda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, setelah melalui tes urine, 10 orang dinyatakan negatif dan dipulangkan.

Manajer De’Amore KTV berinisial J dan istrinya, I, bersama beberapa pemandu lagu dinyatakan positif narkoba dan dikenakan wajib lapor. Polisi juga menemukan alat hisap sabu di De’Amore KTV saat razia berlangsung.

Selain itu, seorang ASN wanita dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung sempat diamankan dalam razia tersebut, tetapi dipulangkan setelah hasil tes urine menunjukkan negatif.

Langkah tegas Polda Lampung dalam razia ini menjadi bagian dari upaya memberantas penyalahgunaan narkoba di tempat-tempat hiburan malam di wilayah Lampung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *