Rumah Janda Kebakaran, Pemda Pesawaran Berikan Bantuan

P E S A W A R A N -(PeNa), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan tanggap darurat  kepada Casminah (65) seorang janda tua warga Dusun Kaliguha 2, Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, Senin (02/06/2025). 

 

Casminah mendapat bantuan setelah sebelumnya rumah miliknya terbakar habis akibat lupa mematikan lilin yang dinyalakan ketika listrik padam dan ditinggal mengikuti pengajian di lingkungannya.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesawaran, Mahadi, mewakili Kepala Pelaksana BPBD menerangkan bahwa kebakaran menghanguskan rumah semi permanen milik Casminah (65), seorang janda yang tinggal bersama cucunya.

 

“Peristiwa terjadi pada Jumat (30/05/2025) kemarin, saat aliran listrik di wilayah tersebut padam. Akibat pemadaman, cucu korban, Akila, menyalakan lilin di dalam kamar. Namun saat keluar rumah, ia lupa mematikan lilin tersebut,” terang dia.

 

Kemudian, katanya, saat kembali dari pengajian rutin, Casminah mendapati rumahnya sudah dilalap si jago merah dan hampir separuh bangunan terbakar.

 

“Warga sekitar segera bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan,” kata dia.

 

Mahadi juga menyampaikan bahwa BPBD bergerak cepat begitu menerima laporan dari perangkat desa dan masyarakat. “Kami telah menyalurkan bantuan logistik darurat seperti air mineral, paket sembako, paket sandang, selimut, karpet matras, dan kebutuhan dasar lainnya. Ini merupakan bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat yang mengalami musibah,” ujar dia.

 

Akibat peristiwa tersebut, Ia juga menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan lilin atau api terbuka, terutama saat pemadaman listrik, agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Menanggapinya, Udin salah satu warga sekitar mengatakan bahwa korban merupakan janda tua yang kesehariannya mengurus cucu.

 

“Ya alkhamdulillah lah ya, artinya pemerintah langsung merespon cepat memberikan bantuan sehingga mengurangi beban hidupnya. Sebagai tetangga, kami juga sangat prihatin dan kami semua bergotong royong nantinya untuk membangun kembali rumahnya,” kata dia.

 

oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *