Setahun, Angka Kejahatan Di Pesawaran Menurun

PESAWARAN-(PeNa), Polres Pesawaran mencatat angka kejahatan di tahun 2019 menurun hingga 41,3 persen. Demikian terungkap pada konferensi pers akhir tahun di Mapolres setempat, Selasa (31/12/2019).
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan bahwa jumlah tindak pidana yang terjadi selama tahun 2019 mengalami penurunan.
“Untuk jumlah tindak pidana kasus konvensional pada tahun ini (2019) mengalami penurunan sebanyak 41,3 persen, dimana pada tahun 2018 lalu terjadi tindak pidana sebanyak 244 kasus, namun pada tahun ini (2019) selama bulan Januari hingga November telah terjadi penurunan yaitu sebanyak 143 kasus,” kata dia.
Penurunan angka tersebut merupakan kerja keras jajaran Polres Pesawaran dalam meminimalisir dengan berbagai upaya pencegahan dan langkah persuasif serta patroli secara berkala.
“Penurunan ini berkat kerja sama dan kerja keras seluruh anggota bersama masyarakat dalam menegah tindak pidana,” ujar dia.
Ia juga menerangkan, selama tahun 2019 berhasil mengamankan ratusan gram narkoba jenis sabu dan para pelaku yang terlibat serta mengungkap kasusnya.
“Ya, selama tahun 2019 kita berhasil melakukan pengungkapan kasus narkoba sebanyak 106 LP dan menangkap TSK sebanyak 117 orang dengan barang bukti sebanyak 358,709 gram, ini merupakan sebuah kebanggaan jajaran Polres Pesawaran,” terang dia.
Kemudian, pada Kamseltibcar Lantas terdapat kenaikan jumlah pelanggar lalu lintas.
“Untuk pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan sebanyak 76,50 persen, dimana pada tahun 2018 lalu ada sebanyak 7.162 kasus dan untuk bulan Januari hingga November tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 12.673 kasus,” urainya.
Lalu, pada gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Pesawaran masih didominasi oleh beberapa kasus konvensional atensi Kapolri.
“Berdasarkan evaluasi data tahun 2019 gangguan Kamtibmas didominasi oleh kasus-kasus seperti Curat, Curas dan Curanmor (C3), untuk mengantisipasi hal itu Polres Pesawaran telah melakukan sejumlah operasi serta kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan terkendali,” tuturnya.
Kedepan, Kapolres Pesawaran tersebut juga mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan elemen masyarakat dan stake holder terkait guna memelihara stabilitas keamanan.
“Untuk menciptakan Kamtibmas kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah masing-masing, selanjutnya masyarakat jangan mudah terprovokasi terhadap hasutan dan isu-isu yang menyesatkan, serta mendukung upaya penegakan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *