Soal Rencana Unras, Kapolres Pesawaran Himbau Massa Tertib Dan Tidak Anarkis

P E S A W A R A N – (PeNa), Rencana unjuk rasa (Unras) yang rencananya dilangsungkan besok (Senin 26/06/2023), Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo menghimbau massa untuk tetap tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Unras tersebut akan digelar setelah sebelumnya dilakukan mediasi antara kedua belah pihak oleh Polres Pesawaran Polda Lampung di sebuah rumah makan di Kota Bandarlampung.

“Ya, Polres Pesawaran sebelumnya mendudukan kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi dan proses mediasi masih jalan terus, dari pihak PTPN VII Way Berulu membuka mediasi kembali pada hari Rabu (28/06/2023) berserta pihak Kepolisian, BPN, Pemda. Aparat keamanan masih mengupayakan untuk mediasi, oleh karena itu peserta aksi agar menahan diri, tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan,” kata AKBP Pratomo Widodo, Ahad (25/06/2023).

Terkait rencana unras tersebut, Pratomo mengingatkan dan menghimbau untuk dapat tertib dan tidak mengganggu keamanan ataupun tidak melakukan perbuatan anarkis.

“Menyampaikan pendapat dimuka umum sah sah saja,silahkan. Namun, kami menghimbau nantinya dalam melakukan unras dapat dilangsungkan dengan tertib dan tidak mengganggu apalagi sampai anarkis. Pasti kami tindak tegas,” ujar dia

Ia berharap, masalah tersebut dapat dilakukan dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Tidak harus dengan kekuatan massa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Negara Indonesia adalah negara hukum, apapun permasalahannya silahkan diselesaikan dengan baik tanpa harus mengedepankan kekuatan fisik. Jika memang perlu, keduanya bisa menyelesaikan di pengadilan negeri sehingga keputusannya jelas dan memiliki kekuatan hukum,” tutur dia.

Ia juga meminta masyarakat Bumi Andan Jejama yang berada di wilayah hukumnya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing. Terlebih menjelang pemilihan umum baik legislatif maupun presiden serta kepala daerah, Kamtibmas harus benar-benar terjaga.

“Sekali lagi kami mohon dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Pesawaran Polda Lampung untuk terus menjaga Kamtibmasnya masing-masing,” tegas dia.

Terkait rencana unras besok, Polres Pesawaran telah menyiapkan personilnya guna mengamankan jalannya unras yang dimaksud.

Dari informasi yang didapat, Ketua Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Sumara telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi damai jilid 2 ke kepolisian setempat pada Jum’at (23/06/2023).

“Benar, kami sudah sampaikan surat pemberitahuan ke Polres Pesawaran, untuk melakukan aksi damai ke Kantor ATR/BPN Pesawaran, pada Senin tanggal 26/6/23 nanti.Ada sekitar lima ribu massa gabungan dari 19 desa yang ada di Kecamatan Gedong Tataan, akan kami kerahkan untuk aksi jilid 2 ini,” kata Sumara, dilansir dari sejumlah media.

Menanggapinya, Tokoh Masyarakat Lampung Erland Syofandi mengatakan bahwa apapun persoalannya hendaknya diselesaikan secara damai dan tidak dengan emosi.

“Ya, silahkan saja kalau memang pada mau unjuk rasa. Namun, seyogyanya apapun persoalannya kalau bisa diselesaikan dengan damai dan argumentatif. Apalagi soal tanah, kita tidak pernah bisa membuatnya. Kalau memang memiliki dokumennya ya kan bisa di ajukan melalui pengadilan, sehingga nantinya keputusannya pun memiliki kekuatan hukum tetap,” kata dia.

Untuk diketahui, unjuk rasa yang dimaksud akan dilakukan oleh sejumlah massa yang bersiteru dengan pihak PTPN VII Way Berulu. Hal tersebut bukan tanpa alasan, informasi yang dihimpun hal tersebut timbul setelah adanya ratusan hektar tanah perkebunan PTPN VII yang sedang mengajukan proses perijinan ke pemerintah terkait statusnya.

 

 

Oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *