Sofia Marwah Anugerah Sedih Dilokasi Dampak Tsunami

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Bencana tsunami yang telah meluluh lantakan beberapa daerah pinggiran pantai di Lampung Selatan dan Desa Legundi Kabupaten Pesawaran menarik hati bocah kecil dari pasangan Nurul Hidayah dan almarhum Anton Afrianto.
Ia adalah Sofia Marwah Anugerah (9) siswi kelas 3 SDN 02 Gedong Air, Bandarlampung. Sofia sehari sebelum tsunami, bertamasya ke pantai Way Muli bersama keluarganya. Pantai tersebut sangat akrab, hal tersebut yang membuat suasana hati Sofia langsung mengajak sang ibu ketika mendengar berita adanya bencana tsunami.
Selain bersama ibunya yang juga berprofesi sebagai advokat sekaligus sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Pesawaran, Sofia mengunjungi lokasi tsunami bersama rombongan relawan Pospera Lampung.
Melihat kondisi rumah warga yang rata dengan tanah dan banyaknya korban yang meninggal, Sofia meneteskan air mata. Tampak sedih raut wajahnya, padahal baru kemarin tempat tersebut dijadikan wahana bermain sambil bertamasya bersama keluarga.
Anak dari wartawan salah satu stasiun tv swasta di Provinsi Lampung tersebut mengaku prihatin dan ikut merasakan kesedihan ketika melihat anak seusianya terbaring sakit dengan berbagai kondisi baik di penampungan pengungsi dan bangsal Rumah Sakit Umum Daerah Lampung Selatan.
Usai berkeliling melihat kondisi lokasi tsunami dan para pengungsi di Desa Way Muli dan Desa Kunjir, Sofia ikut membagikan beberapa bingkisan kepada para pengungsi. Ia juga selalu membantu ibunya yang memasak di Posko dapur umum relawan guna melayani makan para korban tsunami.
“Semoga saudara-saudara yang menjadi korban tsunami lekas sehat kembali dan teman-teman segera bersiap karena sebentar lagi libur sekolah berakhir, ” kata Sofia,Senin (31/12) dirumahnya di Jalan Sisingamangaraja Gang Nuri, Gedong Air Kota Bandarlampung. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *