BANDARLAMPUNG (PeNa) – Sosialisasi kegiatan empat pilar yang digelar oleh anggota DPD RI Bustami Zainudin menjadi sorotan, lantaran diduga abaikan protokol kesehatan.
Kegiatan yang digelar di Kantor Baitul Muslimin, di Jl Imam Bonjol, Bandarlampung ini, Selasa (16/3) tersebut. Bertolak belakang dengan kampanye yang tengah di gencarkan oleh pemerintah, guna memutus penyebaran covid-19.

Bedasarkan pantuan dilokasi kegiatan, pihak penyelengara hanya menyediakan tempat cuci tangan dan masker medis. Sedangkan thermo gun yang digunakan untuk cek suhu peserta yang hadir tidak terlihat dilokasi. Jumlah peserta yang hadir melebihi ketentuan penyelengaraan kegiatan di tengah covid-19, sehingga protokol kesehatan tentang jaga jarak minimal 1 meter pun nampak terabaikan.
Ketika dikonfirmasi, mantan bupati Waykanan ini mengatakan, jika kegiatannya tersebut sesuai dengan protokol kesehatan. Meskipun peserta yang hadir lebih dari 50 orang.

“Untuk undangan sendiri sebenarnya 200 orang, namun karena protokol kesehatan, kita bagi kegiatannya menjadi empat tempat. Jadi kegiatan ini dihadiri sebanyak 50 orang,” kilahnya.
Sementara itu, soal peserta yang datang lebih dari 50 orang, dirinya tidak bisa membatasi orang untuk hadir.(*)






