Sulitnya Ungkap Jaringan Narkoba Di Jeruji Besi

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Jaringan peredaran narkoba dibalik jeruji besi ternyata sulit diungkap. Pasalnya, dari beberapa kasus yang terungkap selalu terputus mata rantainya.
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol. Abrar Tuntalanai, jelaskan sulit untuk mengungkap mata rantai jaringan narkoba di dalam rumah tahanan (Rutan) dan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lampung. “Mata rantai jaringan narkoba yang melibatkan oknum pegawai negeri sipil (PNS) Rutan dan Lapas selalu terputus, dan oknum hanya sebagai perantara dan dibayar untuk memasukan narkoba ke dalam Rutan dan Lapas, jadi susah untuk diungkap jaringannya,” kata Abrar Tuntalanai, saat ditemui di Markas Polda Lampung, Jumat (29/9).
Menurutnya, oknum PNS Rutan Kelas II A, Kota Bumi, Lampung Utara, berinisial HK (30), warga Dusun Cabang 4, Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Lampung. Bisa disebut oknum, karena tidak semua PNS Rutan terlibat tindak pidana penyalahgunaan narkoba.
“Dengan kata lain lebih spesipik pada pribadi yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Meski demikian lebih lanjut kata Abrar Tuntalanai, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi per tri wulan ada berapa banyak PNS yang terlibat dalam jaringan narkoba. “Setelah itu, kita akan melakukan koordinasi ke Kemenkumham  di Lampung,” ungkapnya. PeNa-obi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *